Upaya Ria Busana Agar Tetap Eksis di Bisnis Ritel Fesyen

Direktur Ria Busana Leonardo Ginting

Pertumbuhan belanja online yang terus meningkat,  membuat pemain ritel fesyen mulai berguguran. Maklum, makin sedikit pelanggan yang berbelanja langsung di pusat perbelanjaan. Namun, beda halnya dengan Ria Busana, perusahaan yang sudah berdiri 23 tahun ini justru semakin agresif berbenah untuk menarik pelanggan datang langsung berbelanja ke toko.

Leonardo Ginting, Direktur Rio Busana, mengungkapkan, di tengah persaingan yang semakin ketat, performa perusahaan tumbuh sekitar 10% di tahun 2019 ini. Menurutnya, perusahaan ritel fesyen yang menyasar kelas menengah bawah ini, gerainya masih ramai dikunjungi pembeli. “Kelas tersebut masih suka datang ke gerai untuk melihat langsung barangnya,” jelasnya.

Untuk itu, Ria Busana menyediak produk pakaian hingga aksesoris mulai dari untuk bayi, anak, wanita dan pria dewasa. Pihaknya harus melakukan transformasi dengan menghadirkan konsep baru di beberapa gerainya. Tujuannnya agar pengunjung tetap merasakan kenyaman dalam berbelanja. “Kami ingin tokonya bagus, kualitasnya produknya bagus namun harganya tetap murah,” ujarnya saat ditemui SWA Online beberapa waktu lalu.

Perubahan konsep toko ini telah dilakukan di beberapa daerah seperti Yogyakarta, Tasikmalaya, Jakarta, dan Cibinong. Misalnya pada salah satu gerainya di kawasan Cibinong mengusung tema interior monokrom modern yang didominasi warna hitam dan putih. Konsep baru diharapkan bisa memberikan kesan toko clean, bright dan comportable sehingga bisa memberikan kenyaman pengunjung saat berbelanja. Tak hanya di Cibinong, gerai di kawasan Jatinegara juga dilakukan perluasan area dari satu lantai menjadi 4 lantai.

Desain interior gerai juga dirancang lebih gaya dan fungsional, sehingga zoning area bisa memudahkan pengunjung dalam mencari kebutuhannya. “Kami melakukan ini untuk memberikan experience yang berbeda saat pengunjung datang ke toko,” ujarnya.

Dari sisi pemasaran, Ria Busana juga memanfaatkan media sosial untuk melakukan pengembangan bisnis. Dengan konsep toko yang dikembangkan ini diharapkan dapat menjadi spot Instagramable menarik untuk ditayangkan di media sosial. Tahun depan, toko ini juga berencana akan membuka toko online melalui marketplace.

Dari sisi produk, pihaknya juga terus mengikuti tren fesyen dengan menghadirkan berbagai model koleksi terbaru. Salah satu private brand yang diluncurkan yaitu “La Femme Alfina” yang diperuntukkan untuk kaum wanita dengan kualitas yang baik, namun harga kompetitif. “Kami tetap selektif dalam memilih produk, baik dalam harga, style maupun kualitas, “ kata Leonardo.

Ke depan, pihaknya juga akan menambah empat gerai di beberapa kota di Indonesia pada tahun 2020. “Saat ini Ria Busana sudah 99 gerai dan tersebar di seluruh Indonesia, ke depan kami akan melakukan renovasi pada beberapa gerai dan membuka 4 gerai baru,” ungkapnya.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)