Wall Street English Kenalkan English Digital Books

Wall Street English (WSE) Indonesia sebagai merek global dalam bidang pendidikan Bahasa Inggris, telah meluncurkan “Wall Street English Digital Books” yang merupakan pengembangan kelanjutan dari WSE Blended Learning Method. Dengan kemudahan aksesibilitas, di mana dapat diakses melalui dekstop, laptop dan tablet dengan sistem operasi iOS dan Android, metode ini digadang siap membawa 7.500 siswa WSE Indonesia menuju dunia digital.

Wall-Street-English-james

Seperti yang diketahui, WSE Digital Books sebelumnya sukses diterapkan di beberapa negara di dunia seperti, Argentina, Mexico, Cina, Kolombia, Venezuala dan Jerman, dimana dibuktikan dengan sebuah parameter yakni sejak dikenalkan pada Mei 2012, kini 100% bahan ajar di negara tersebut sudah beralih ke digital.

“Wall Street English Digital Books kami berikan agar para siswa mendapatkan kemudahan secara lebih dalam proses pembelajarannya, seperti materi yang lebih interaktif, simulasi soal yang efektif, serta metode pembelajaran yang bisa memberikan pengalaman belajar lebih sehingga skill berbahasa inggris mereka bisa meningkat secara signifikan,” ungkap David Hedley dari Academic Department Wall Street English Indonesia.

Sebelumnya Wall Street English telah terlebih dahulu memperkenalkan WSE Blended Learning Method, yaitu sebuah metode yang telah digunakan lebih dari 40 tahun, di mana mengacu pada prosedur pengajaran English as a Second Language (ESL). Dengan metode ini membantu para siswa untuk belajar sesuai dengan kecepatan belajar masing-masing.

“WSE Blended Learning Method mengombinasikan teknologi multimedia, kelas kecil, tenaga pengajar yang berkualitas dan aktivitas social club, sehingga terjadi proses pengajaran yang lebih interaktif. Sebagai elemen penting dari metode pengajaran tersebut, siswa dari semua level kelas wajib mengunduh dan melengkapi latihan soal yang terdapat dalam WSE Digital Books,” lanjut David.

WSE Digital Books yang baru saja diluncurkan di Indonesia, menghadirkan proses belajar yang lebih inovatif dan personal. Para siswa cukup mengakses Digital Book dengan menggunakan user name dan password masing-masing – hanya pengajar yang dapat juga mengakses Digital Book mereka. Karena semua hasil latihan tersimpan, maka para siswa dan pengajar dapat memantau perkembangan belajar masing-masing siswa.

Sebelum menyimpan hasil latihan dengan mengklik tombol “validation”, para siswa dapat memeriksa dan mengerjakan ulang soal latihan sesering mungkin. Setelah hasil latihan tersimpan, para siswa dapat melihat nilai yang mereka dapat saat itu juga – real time! Selain itu, pengajar juga dapat melihat nilai tersebut dan bahkan meninggalkan catatan dalam digital books seorang siswa. Catatan tersebut akan didiskusikan dalam sesi Encounter class antara siswa dan pengajar.

Setelah melalui proses riset dan usaha pengembangan oleh tim Wall Street English, melalui WSE Digital Books, kini para murid WSE juga mendapatkan akses langsung ke Longman Dictionary. Hal ini memungkinkan para siswa untuk mencari definisi sebuah kata dan cara pengucapan yang benar dari kata tersebut dari perangkat mereka. Ini merupakan pendekatan mutakhir yang lebih terorganisir.

Selain menawarkan aksesibilitas, format WSE Digital Books terbukti lebih ramah lingkungan dan inovatif. Buku digital ini mengacu pada aspek klip audio dan video yang canggih untuk memastikan kelancaran user experience (pengalaman pengguna) yang memberikan perubahan yang positif kepada para siswa di Indonesia dalam menggunakan buku digital untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris mereka.

“Wall Street English Digital Books adalah produk pendidikan yang terkini dan memiliki dampak positif terhadap lingkungan karena buku manual sudah tidak perlu lagi dicetak, dikirim maupun disimpan di gudang. Buku digitial ini akan memberikan dampak yang baik bagi para siswa WSE, para guru dan lingkungan kita bersama.” ujar Edy Lo, Finance Director of Wall Street English Indonesia.

“Sebagai bagian dari Peason, perusahaan pendidikan global, Wall Street English akan selalu melakukan inovasi dalam menyediakan produk terdepan untuk membantu semua orang di dunia, terutama negara-negara ESL seperti Indonesia, untuk mendobrak keterbatasan yang memisahkan mereka dengan masa depannya,” tutup David. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)