Wapres JK: Industri dan Bisnis Otomotif Indikator Kemajuan Ekonomi Negara

Konsep benar-benar baru mampu diwujudkan PT Dyandra Promosindo pada event tahunan Indonesia International Motor Show (IIMS) 2015. Beragam elemen otomotif dikemas rapi dalam satu pameran terbesar dan terlengkap.
Wakil Presiden Republik Indonesia, Jusuf Kalla membuka resmi IIMS 2015 dengan desain opening ceremony KTT style pada Rabu (19/8).

IIMS 2015 akan hadir selama 12 hari sampai 30 Agustus 2015 di Jakarta International Expo (JIExpo), Kemayoran. Menempati lahan pameran seluas 100.000 m² atau naik lebih dari 10% dibandingkan pameran tahun lalu. Dalam sambutan resminya, Wapres mengungkapkan beberapa hal terkait industri dan bisnis otomotif Indonesia. Pernah terjun langsung sebagai pengusaha di industri ini, JK sangat lantang memaparkan pidatonya selama acara pembukaan.

image005_500x333

Menurutnya, industri dan bisnis otomotif adalah salah satu indikator kemajuan ekonomi sebuah negara. Pengembangan sektor ini juga penting karena multiflier effect-nya pada banyak aspek seperti pajak, tenaga kerja, pengembangan teknologi dan sebagainya. Di Indonesia sendiri saat ini sudah terdapat ratusan vendor yang menopang industri otomotif dalam negeri dan memiliki potensi terus berkembang.

Ia juga menyinggung pergeseran kebutuhan mobilisasi masyarakat yang terus berkembang. Itu membuat kendaraan menjadi kebutuhan primer pada saat ini. Semakin sibuk sebuah kota justru membuat pertambahan kendaraan semakin banyak. Kalau tadinya sebuah keluarga hanya butuh satu mobil kemudian berkembang jadi dua atau tiga karena tuntutan situasi.

“Karena itu pameran otomotif seperti IIMS ini sangat penting untuk memberi gambaran dan pilihan kepada masyarakat, termasuk soal teknologi. Dalam kondisi pertumbuhan ekonomi yang baik, pameran seperti ini penting. Tetapi dalam suasana pertumbuhan ekonomi yang kurang kondusif, justru lebih penting lagi,” tandas Kalla disambut tepukan riuh pengunjung yang terdiri dari undangan khusus dari kalangan pemerintah terkait industri otomotif, para pelaku bisnis nasional, asosiasi partner IIMS dan para jurnalis peliput IIMS 2015.

Agung Adiprasetyo , CEO Kompas Gramedia dalam kata pengantarnya menyebutkan bahwa sudah 20 tahun Dyandra Promosindo menggelar pameran mobil terbesar di Indonesia. Sebagaimana kalimat bijak yang mengatakan, siapapun yang ingin bertahan hidup harus sanggup berubah sesuai perkembangan zaman, karena itulah IIMS merasa perlu mengubah konsep dan visi baru setelah 20 tahun berlalu. Kini datang dengan tema The Essence of Motor Show yang menghimpun semua intisari yang berkaitan dengan dunia otomotif mulai sisi industri, bisnis, budaya, komunitas, edukasi, CSR, entertainment hingga lifestyle.

“IIMS 2015 menampilkan inovasi dan warna baru. Lebih dari sekadar pameran dan ajang transaksi, tetapi menjadi ruang besar yang mengintegrasikan semua elemen dan budaya otomotif. Pameran ini juga bertujuan meningkatkan kebanggaan dan kecintaan masyarakat Indonesia terhadap produk otomotif dalam negeri, sekaligus sebagai sarana unjuk kemampuan produk lokal,” jelas Agung.

Lebih jauh Agung menjabarkan ekspansi internasional yang mulai tahun ini dilakukan Dyandra Promosindo dengan menggandeng Grand Prix International (GPI) selaku organizer Bangkok International Motor Show (BIMS). Ini langkah awal karena ke depan sangat besar potensi kerjasama dengan negara-negara Asean lainnya guna mendukung program ASEAN Economic Community.

“Kami ingin menghadirkan nuansa internasional dan membuka jalan investasi ke dalam negeri. Saat sama kami juga ingin turut menggairahkan otomotif dalam negeri dan meningkatkan potensi industri MICE di Indonesia. Melihat ke depan, kita perlu pahami bahwa industri otomotif memberikan kontribusi yang signifikan terhadap penerimaan negara dan multiflier effect-nya bagi banyak pihak,” tandasnya.

Usai pembukaan resmi, Jusuf Kalla mengunjungi beberapa stand peserta pameran bersama Ketua DPR-RI Setya Novanto, Menteri Perindustrian Saleh Husin, Menteri PAN & RB Yuddy Chrisnandi, Wagub DKI Djarot Saiful Hidayat, Ketua Gaikindo Jongkie Sugiarto dan sejumlah duta besar negara sahabat. Turut mendampingi adalah CEO Kompas Gramedia, Chairman Dyandra Group Lilik Oetama, Presiden Direktur Dyandra Promosindo Ery Erlangga dan Direktur Dyandra Promosindo Hendra Noor Saleh serta diikuti eksekutif APM dan partner IIMS. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)