Wayah Wiroto Peduli pada Generasi Muda Melalui YCAB

Kepedulian terhadap generasi muda dan lingkungan sekitar membawa Wayah Wiroto bergabung dengan Yayasan Cinta Anak Bangsa (YCAB) sejak 2003 silam. Keterlibatannya dalam organisasi non profit ini diawali dengan menjadi partner hingga sekarang menjadi advisory di YCAB.

YCAB merupakan Non Government Organization (NGO) yang didirikan oleh Veronica Colondam pada tahun 1999. Selama hampir 17 tahun ini, YCAB fokus bergerak di bidang education, health dan social enterpreneurship atau social investment. Hal ini sejalan dengan visi YCAB yang ingin membuat generasi muda di Indonesia memiliki kesempatan yang lebih baik untuk masa depannya.

YCAB

Salah satu program YCAB adalah Micro Finance Programme. Program ini ditujukan kepada ibu-ibu yang tinggal di daerah tertinggal atau dengan keadaan ekonomi masih lemah. Seperti yang dipaparkan oleh Wayah, persyaratan bagi calon peserta yang ingin bergabung cukup sederhana. Pertama, harus ada sekitar 8 hingga 10 ibu-ibu yang dijadkan satu kelompok dan memiliki usaha, selanjutnya akan diberikan pinjaman. Dan persyaratan kedua adalah bahwa anak-anak dari para peserta yang tergabung haruslah bersekolah. “Dengan adanya dua persyaratan terebut, diharapkan para peserta yang mengikuti program kami dapat lebih memiliki ekonomi yang lebih stabil dan dapat menyekolahkan anak-anaknya juga,” kata Wayah.

Pendanaan yang dilakukan oleh YCAB berbeda-beda setiap term-nya. Sebagai contoh untuk satu term dana yang dikelola adalah Rp10 miliar, tergantung dari fund nya. “Dana yang ada tersebut akan kami putar dengan menggunakan microfinance tadi. Hingga saat ini YCAB sudah masuk ke 77 kota di seluruh Indonesia, namun untuk program microfinance maish baru dimulai dari wilayah Jakarta

Wayah yang kini menjabat sebagai Market Development Director di General Elektrik (GE) Indonesia, berperan sebagai advisory pada YCAB. Posisinya tersebut membuatnya tidak terlibat dalam aktivitas sehari-hari YCAB. “Jadi saya hanya melakukan advisory saja ke YCAB. Seperti memberikan arahan dan masukan saja,” lanjutnya. Hal tersebut justru menjadi tantangan tersendiri bagi Wayah karena ia juga berkeinginan untuk lebih terlibat jauh disini. “Tapi karena saya mempunyai tanggung jawab juga di GE dan saya disini bertindak sebagai advisory jadi saya tidak harus hadir secara fisik,” sambungnya.

Ke depannya, Wayah berharap YCAB dapat lebih berkembang dan semakin luas lagi. Program-program yang sudah ada dapat diperluas lagi dengan konsep investment agar dana yang ada dapat terus berputar. “Karena dengan program seperti ini, kami berharap masyarakat dapat mendapatkan bantuan maupun keuntungan yang makin banyak,” dia menguraikan. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)