XL Mendorong Karyawati untuk Berprestasi

PT XL Axiata Tbk., yang lebih dikenal sebagai operator telepon selular XL tidak membedakan pria atau wanita ketika melakukan rekrutmen maupun promosi jabatan. Yangg dipertimbangkan semata-mata hanya skill dan kompetensi. Tapi, XL juga mendukung karyawatinya untuk berprestasi sekaligus sebagai ibu bagi anak-anaknya, misalnya dengan menyediakan ruang laktasi (menyusui). Bagaimana kebijakan pengelolaan sumber daya manusia di XL? Handoko Siputro, VP Human Capital Development XL, menuturkannya kepada Ahmad Fardil Khalidi berikut ini:

XL-Handoko (utama) Handoko Siputro, VP Human Capital Development XL

Secara umum bagaimana XL melihat kapasitas pekerja wanita dibandingkan pria? Apakah ada perbedaan, misalnya dari segi porsi kerja atau jabatan?

Kami mengedepankan kompetensi (skill) dan kinerja (performance) dalam melihat kapasitas seseorang. XL sebagai perusahaan memberikan kesempatan yang sama bagi pria atau wanita dalam menduduki sebuah jabatan (tidak ada diskriminasi gender). Kompetensi yang tepat dan kinerja yang terbaik dari karyawan yang menjadi pertimbangan perusahaan dalam menentukan siapa yang layak dan harus menduduki sebuah jabatan. Setiap individu harus bersaing secara sehat untuk menjadi yang terbaik.

Apa saja yang dilakukan XL sehingga dapat mengantarkan banyak profesional wanita ke posisi jabatan yang lebih tinggi? Apakah memang ada kebijakan khusus mulai dari saat rekrutmen hingga penempatan ke posisi yang lebih tinggi? Misal sejak rekrutmen memang sudah menetapkan kuota wanita-pria harus seimbang?

XL memberikan kesempatan yang sama bagi pria maupun wanita untuk mengisi suatu jabatan. XL tidak memberikan kesempatan lebih sedikit atau lebih banyak atau menempatkan sebuah kuota perbandingan antara pria dan wanita. Jadi dalam hal merekrut karyawan baru, perusahaan melakukan assessment terhadap semua pendaftar terlepas itu wanita atau pria. Buat perusahaan, kompetensi dan kinerja adalah hal yang paling diutamakan.

XL-Handoko

Untuk jumlah pegawai di XL sendiri saat ini kira - kira berapa banyak jumlah pekerja wanita dan jumlah pekerja pria? Lalu perbandingan jumlah pegawai pria dan wanita pada top management sendiri bagaimana?

Dari total 2.000 karyawan XL, 30% nya adalah wanita. Di jajaran top management level General Manager dan Vice President, rasio wanita : pria adalah 1 : 3. XL juga mempunyai seorang wanita di level Direktur.

Untuk pegawai wanita yang merintis karier dari bawah hingga sampai pada top management, apa saja parameter penilaiannya? Apakah ada penilaian khusus?

Penilaian terhadap semua karyawan sama, terlepas apakah pria atau wanita. Kinerja semua karyawan diukur berdasarkan kompetensi dan pencapaian dari target kerja (KPI) yang sudah ditetapkan perusahaan terhadap masing-masing karyawan.

Dari sisi produktivitas, bagaimana perbandingan antara karyawan pria-wanita? Apakah dari tipikal pekerjaan di perusahaan ini, memang lebih banyak yang cocok untuk wanita?

Secara umum, kebanyakan pekerjaan bisa dilakukan oleh pria atau wanita. Tidak dipungkiri, ada jenis pekerjaan tertentu yang akan menimbulkan tantangan lebih bagi wanita, misalnya pekerjaan sales operation yang setiap hari menuntut mobilisasi dari suatu tempat ke tempat yang lain. Tetapi kalau ada wanita yang apply secara kompetensi maupun komitmen tidak masalah dijalankan perusahaan pun tidak masalah. Itupun di XL terdapat 3% karyawan sales wanita yang prestasinya tidak kalah.

Kami tidak melihat bahwa ada jenis pekerjaan yang lebih baik jika dilakukan oleh pria atau sebaliknya wanita. Menurut kami antara pria dan wanita memiliki peluang yang sama untuk berhasil. Ada beberapa pendekatan di perusahaan-perusahaan lain bahwa untuk fungsi-fungsi tertentu lebih baik dipimpin atau dikerjakan oleh wanita, misalnya customer service lebih baik dipimpin oleh wanita, XL tidak melakukan hal tersebut. Head of Customer Service, di masa yang lalu dijabat oleh wanita, dan sekarang oleh pria, kinerjanya sama-sama menonjol. Sangat mungkin suatu hari akan dipimpin wanita lagi, pria dan wanita mempunyai kesempatan yg benar-benar sama. Tim customer service XL yang berhadapan langsung dengan pelanggan juga dilakukan oleh wanita dan pria. Semua operasional berjalan dengan sangat baik.

Bagaimana perusahaan ini membangun atmosfer yang membuat karyawan wanita nyaman bekerja dan merasa betah? Terutama yang menyangkut kodrat wanita, seperti saat menyusui, saat hamil, atau haid?

XL sangat mendukung para wanita untuk dapat bekerja dengan baik. Bukan hanya karena diatur oleh peraturan pemerintah, tetapi memang perusahaan memberikan dukungan fasilitas bagi para wanita seperti ruang menyusui. Perusahaan tidak keberatan bahwa karyawan harus cuti 3 bulan untuk melahirkan, kita akan tugaskan anak buahnya untuk incharge. Itu sama sekali tidak masalah, seperti salah satu impinan wanita di XL yang kala itu harus mengambil cuti 3 bulan untuk melahirkan anak. Dengan level jabatan direksi, tentunya merupakan jabatan yang super sibuk, buktinya tetap berjalan lancar, bahkan pendapatan XL terus mengalami kenaikan dan perusahaan meraih pertumbuhan yang menggembirakan.

XL juga memberi dorongan bagi para karyawan wanita untuk berkembang dan berprestasi melalui berbagai forum kompetisi nasional seperti ajang pemilihan Indonesian Future Business Leaders, dan sebagaianya. (***)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)