Maraknya Gelaran Blockchain & Fintech Southeast Asia Summit 2019

Ratusan Pelaku Industri Digital Marakkan Blockchain & Fintech Southeast Asia Summit 2019
Ratusan Pelaku Industri Digital Marakkan Blockchain & Fintech Southeast Asia Summit 2019

Rusdi Rusdiah, Chairman ABDI dan Pakar Telekomunikasi dari Komite l, mengatakan, blockchain merupakan teknologi yang cocok digunakan untuk bisnis yang membutuhkan tingkat kepercayaan tinggi. Salah satunya bisnis yang berkaitan dengan bidang keuangan.

"Sejauh ini, blockchain merupakan satu-satunya teknologi yang mampu menjawab kebutuhan perusahaan yang memerlukan tingkat kepecayaan tingkat tinggi seperti perbankan atau lembaga keuangan berbasis teknologi (fintech)," kata Rusdi, salah satu pembiacara di ajang Blockchain & Fintech Southeast Asia Summit 2019 yang berlangsung di Hotel JW Marriot, Jakarta Selatan (15/1/2019).

Sekitar tiga ratusan pelaku usaha berbasis teknologi digital mengikuti acara tersebut. Kegiatan ini diisi dengan seminar dan pemaparan berbagai hal yang berkaitan dengan blockchain dan fintech. Mereka juga berkesempatan berdiskusi dan saling tukar pengalaman terkait bisnis berbasis digital yang dijalankan.

Ke depan, lanjut Rusdi, program ini akan menggantikan teknologi-tenologi yang sudah terlebih dahulu ada yang terutama digunakan oleh perusahan-perusahan yang memerlukan peran atau keterlibatan pelanggan. "Blockchain cocok digunakan oleh perusahaan yang memerlukan keterbukaan data dan informasi bagi semua pihak baik perusahaan maupun pelanggan," terangnya.

Hal senada juga disampaikan Pendiri & CEO Element, Sun Woo Chu. Menurutnya, kehadiran blockchain akan menguntungkan pelanggan. Karena pelanggan dapat mengakses data yang dimiliki perusahaan, terutama yang berkaitan dengan pelanggan tersebut. "Sekarang, data-data mengenai pelanggan hanya disimpan dan bisa diakses oleh perusahaan saja. Dangan blockchain, semua pihak yang bersangkutan dengan data yang telah diinput akan dapat mengakses data tersebut," terangnya.

Sementara itu, Executive Diractor Huobi Indonesia, Alex Wa, mengungkapkan, saat ini blockchain sudah mulai dilirik oleh pengusaha-pengusaha di Indonesia. Dukungan dari Pemerintah Indonesia sendiri sudah cukup baik. "Kita yakin kehadiran blockchain di Indonesia akan mendapat respons positif dari pelaku-pelaku usaha di Indonesia. Teknologi ini akan membantu mereka. Pemerintah Indonesia juga dapat memanfaatkan blockchain untuk memperkuat hal-hal yang berkaitan dengan pengumpulan dan penguatan data yang dibutuhkan,"jelas Alex.

Menurut Alex, pertumbuhan perusahan yang menggunakan teknologi blockchain di suluruh dunia juga cukup pesat. Hal ini dikarenakan, program ini sangat membantu para pelaku usaha, konsumen dan juga pemerintah setempat. "Kami yakin Blockchain akan manjadi toknologi yang paling diminati di tingkat global," tandas Alex.

Acara yang dihadiri perwakilan Kominfo dan IDX ini diselenggarakan bersama Huobi, Finblock, SEABA, EveryToken, GPE(real estate) serta sponsor lainnya seperti VCCT dan dibuka oleh Richard Ma, Ketua SEABA dan Steven Ketua Asosiasi Blockchain Indonesia.

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)