Strategi Maybelline Meraih 70% Pasar Pemakai Make up Dasar

Selama 100 tahun bergerak di bidang industri kecantikan, membuat Maybelline New York semakin mantap dalam menancapkan kukunya di Indonesia. Perusahaan yang berawal dari usaha keluarga ini, mendapatkan apresiasi yang cukup positif dari kaum hawa Indonesia. Hal ini dapat dilihat dari banyaknya pengguna wanita yang menggunakan produk-produk kecantikan itu.

IMG_20150513_165558 Ryan Ogivily bersama para model Maybelline

Perusahaan asal New York ini pun menggandeng Eva Celia sebagai brand ambassador mereka. Kemunculan artis muda ini pun disambut meriah saat perayaan ulang tahun Maybelline New York di Mal Taman Anggrek, Jakarta. Acara ini juga dimanfaatkan sebagai salah satu media mereka untuk mempromosikan produk terbaru Maybelline New York.

"Kami baru saja meluncurkan inovasi produk kccantikan, yaitu Color Sensational Rebel Bouquet Lipstick, Dream Satin Two Way Cake, dan Big Eye Mascara,” ujar Monika Ardianti, Bussines Unit Manager Maybelline Indonesia.

Selain itu, dalam acara ulang tahunnya, Maybelline New York yang bergabung dengan L’Oreal pada tahun 1996 ini,  menampilkan berbagai gaya rangkaian 10 dekade yang melambangkan 100 tahun Maybelline New York berkarya.

“Maybelline New York telah ada sejak 10 dekade, yang di setiap dekade, konsep tentang kecantikan selalu berubah-ubah. Setiap dekade memiliki eranya masing-masing. Produk kami pun dengan setia menemani para wanita di setiap era tersebut.”

Oleh karena itu, Maybelline New York pun menggaet Ryan Ogivily sebagai Official Make Up Artis Maybelline New York. Acara ini dikemas dalam konsep peragaan busana yang apik dan menarik. Koleksi baju yang ditampilkan pun dirancang khusus oleh Andea Risjad.

Pendiri awal Maybelline New York, Mabel Williams, awalnya bereskperimen dengan Vaseline dan jelaga pada bulu matanya. Hal ini dilakukan agar memperoleh penamilan mata yang lebih dramatis dan berani. Eksperimen ini berujung pada cikal bakal maskara pertama Maybelline New York, Maybelline Cake Mascara.

Tak heran bila produk yang diunggulkan merupakan maskara.” Produk kami unggul seperti Hypercurl dan Magnum Mascara yang telah menginspirasi jutaan wanita di seluruh dunia," dia mengklaim.

Namun begitu, pasar di luar tentunya sangat berbeda dengan di Indonesia.”Kalau di luar, mereka sudah terbiasa pakai make up, biasanya di usia 15 tahun. Berbeda dengan Indonesia yang penjualan prduknya terbanyak masih di bedak. Orang Indonesia masih malu untuk menggunakan make up yang berbeda sehingga mereka selalu menggunakan make up basic saja,” lanjut Monika.

Oleh karena itu,  produk Maybelline pun masih berusaha untuk meraih pasar yang 70% penggunaan make up nya masih terbatas hanya pada bedak saja. “Indonesia itu masih basic sekali meskipun sekarang sudah amat berkembang. Anak-anak sekarang masih mau untuk menggunakan setidaknya bedak sebelum keluar. Dibandingkan zaman dahulu, ini tentunya merupakan progress yang lebih baik," lanjutnya.

IMG_20150513_172951_HDR penampilan Eva Celia sebagai Brand ambassador Maybelline

Oleh karena itu sebagai salah satu strategi promosinya, Maybelline New York menyambangi sekolah-sekolah mene gah ke atas untuk mengajarkan make up basic. Hal ini sesuai dengan target mereka untuk bisa menjadi produk kecantikan nomor 1 di Indonesia. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)