Asyst Garuda Keluar Kandang

PT Aero System Indonesia (Asyst) akhirnya keluar kandang. Anak perusahaan PT Garuda Indonesia ini hendak menjajakan sistemnya ke perusahaan penerbangan atau airline lain. Beberapa airline domestik yang saat ini diincarnya antara lain Sriwijaya Air, Indonesia Air Transport, dan Lion Air.

"Saat ini kamiu masih dalam proses penjajakan dengan Sriwijaya," tutur Karya Bakti Kaban, General Manager of Human Resources, General Affairs & Corporate Communications Asyst,  Namun, penjajakan  itu prosesnya tidak instan. Untuk penjajakan sekarang  saja bisa jadi baru dipakai tahun depan atau bahkan tahun 2015 karena butuh 6 bulan untuk mengimplementasi sistem.

Chief Technical Officer Asyst, Ni Nyoman Trisnasari menambahkan, "Kami juga sedang mencoba mendekati Lion Air. Kalau bisa goal, bagus sekali." Menurut wanita yang akrab disapa Koming ini, tahun 2014 kontrak Lion Air dengan perusahaan sistem airline asing akan habis. Momen inilah yang akan dimanfaatkan Asyst.

Asyst adalah anak perusahaan PT Garuda Indonesia Tbk yang khusus menangani sistem teknologi informasi penerbangan. Sejak tahun 2005, Asyst hanya menggarap sistem Garuda baik untuk layanan penumpang, kargo, internet booking, revenue accounting, hingga penjadwalan pesawat beserta pilot dan pramugarinya.

"Tahun kemarin kami mengerjakan sistem untuk 18 juta penumpang Garuda dan 9 juta penumpang Kalstar," ujar Karya. Tahun ini Asyst mengincar airline domestik yang berbasis penumpang reguler. Beberapa tahun lalu mereka memang pernah menjajal Susi Air. "Namun karena sistemnya carter, kami agak kesulitan memodifikasi sistem," tambahnya.

Koming memproyeksikan dalam dua atau tiga tahun ke depan perusahaannya akan mulai jualan ke airline asing. "Sekarang kami matangkan dulu domestiknya, setelah itu baru go internasional," ungkap Koming dalam diskusi media beberapa waktu lalu. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)