Auckland Airport Targetkan 50 Ribu Turis Indonesia

Meningkatnya jumlah masyarakat kelas menengah Indonesia menjadi lahan yang basah bagi Auckland Airport. Karena, dengan pertumbuhan ekonomi yang tinggi, tingkat konsumsi masyarakat Indonesia pun semakin naik, di mana salah satunya adalah pengeluaran untuk berwisata.

David Taylor, Duta Besar Selandia Baru untuk Indonesia dan ASEAN (kiri) dan Peppy Adi-Purnomo, Auckland Airport Aeronautical Development & Alliances Manager (kanan)

Di Jakarta, Selasa (11/12/2012), Peppy Adi-Purnomo, Auckland Airport Aeronautical Development & Alliances Manager, mengatakan, “Indonesia adalah negara dengan potensi besar bagi New Zealand dan diperkirakan akan menjadi pasar dengan jumlah pelancong ke luar negeri yang tumbuh paling pesat pada tahun 2020 mendatang.”

Dia mengatakan, jumlah penduduk Indonesia terbilang besar, yakni sekitar 240 juta jiwa. Negara yang berbentuk kepulauan ini bahkan mempunyai kekuatan ekonomi yang patut diperhitungkan di kawasan Asia Tenggara. Di lingkup ASEAN, kata Peppy, Indonesia menyumbang 45 persen perekonomian ASEAN. Bahkan, tidak mungkin suatu waktu nanti, Indonesia bakal menjadi salah satu kekuatan ekonomi global.

Kondisi yang baik tersebut lantas dijadikan target oleh Auckland Airport untuk menjaring sebanyak mungkin turis dari Indonesia untuk berkunjung ke Selandia Baru. Bandara ini adalah penghubung utama antara dunia dengan Selandia Baru. Lebih dari 70 persen pengunjung yang keluar-masuk New Zealand melalui bandara yang telah terpilih sebagai bandara terbaik di kawasan Australia-Pasifik selama empat tahun berturut-turut ini.

Tepatnya, dia menuturkan, sekarang ini, trafik penumpang yang dilayani Auckland Airport ada lebih dari 14 juta penumpang dalam satu tahun. Bandara ini bahkan bisa dikatakan sebagai bandara yang tersibuk kedua di kawasan Australia, setelah Sydney. Ada lebih dari 20 maskapai yang menyambangi Auckland Airport.

Dengan antusias pengunjung yang semakin besar ke negara ini, pihak Auckland Airport pun berbenah. Kapasitas dan pelayanan bandara terus ditingkatkan. Disebutkan Peppy, ini diperlukan karena ditargetkan ada 24 juta penumpang dalam satu tahun yang bakal berlalu-lalang di bandara ini pada tahun 2025. “Hari ini ada 12 ribu orang Indonesia ke New Zealand, dan tahun 2020 ada 35-50 ribu orang. Tapi ini tergantung kapasitas," lanjutnya.

“Kami serius membidik potensi pengembangan hubungan, membangun infrastruktur pasar dan kemitraan industri untuk memastikan peningkatan jumlah pengunjung sesuai dengan rencana,” sambung Peppy.

Target kunjungan masyarakat Indonesia ke Selandia Baru tersebut pun didukung, salah satunya oleh kunjungan John Key, Perdana Menteri Selandia Baru ke Indonesia bulan April lalu. Pasalnya, kunjungan tersebut membuka peluang bisnis antara kedua negara. Dalam kunjungan itu, pihak Auckland Airport pun menjalin kerja sama dengan maskapai Garuda Indonesia. Di mana maskapai ini, akan terbang secara langsung ke Auckland tahun depan.

David Taylor, Duta Besar Selandia Baru untuk Indonesia dan ASEAN, pun menambahkan, “Kunjungan-kunjungan resmi dari pejabat pemerintah kami akan terjadi lebih sering karena New Zealand melihat pentingnya Indonesia. Kami secara aktif mempromosikan peluang-peluang untuk meningkatkan kerjasama antara kedua negara, termasuk inbound dan outbound pariwisata.” (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)