Begini Tantangan Daihatsu di Indonesia Bagian Timur

Tahun 2016, PT Astra Daihatsu Motor (ADM) menorehkan capaian positif dengan penjualan mobil merek Daihatsu meningkat hingga 16%. Namun, di balik itu produsen mobil asal Jepang ini masih mengalami kendala-kendala dalam memasarkan mobil di Indonesia Bagian Timur (IBT).

Menurut Kroda Kalantara, Kepala Wilayah Daihatsu IBT, tantangan terberat di Indonesia bagian Timur, yakni masih berada di jalur distribusi. Hal ini terjadi karena kondisi geografis serta minimnya infrastruktur di daerah tersebut. “Contohnya dari Jakarta ke Papua atau Manado dibutuhkan waktu tujuh hari bahkan lebih, itu tantangan terberat kami,” ujarnya.

Untuk mengatasi hal tersebut kata Kroda, dengan menambahkan stok di area yang paling dekat misalnya di Makasar. Biasanya untuk pengiriman ke Gorontalo, barang akan melakukan transit terlebih dahulu di Makasar dan itu memakan waktu cukup lama dari tiga sampai empat hari. “Jadi distribusi ini memang masih menjadi hambatan,” jelasnya.

Berbeda dengan wilayah lainnya, di kawasan timur ini kendaraan yang banyak diminati yakni Grand Max pickup. Karena selain untuk penunjang usahanya juga dipakai sebagai kendaraan pribadi.

Berdasarkan catatan penjualan di seluruh wilayah Indonesia bagian Timur, Provinsi Sulawesi Selatan merupakan wilayah penjualan terbanyak yaitu sekitar 64%. “KAlau kami lihat penjualan di kota Makassar itu setara dengan penjualan di seluruh Provinsi Sulawesi Utara yang berada di posisi kedua,” ujar Kroda.

 

Editor : Eva Martha Rahayu

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)