Belanja Daring, Kini Bisa Pakai Kartu Debit

Bianto Surodjo (ke dua dari kiri), Direktur Retail Banking Bank Permata Bianto Surodjo (ke dua dari kiri), Direktur Retail Banking Bank Permata

Pertumbuhan elektronik dagang (e-dagang) di Indonesia mulai menggeliat seiring dengan jumlah pengguna internet yang meningkat. Saat ini jumlah pengguna internet mencapai 93.5 juta dan diprediksi meningkat menjadi 102 juta pada tahun 2016. Tentunya berdampak pula pada belanja daring yang mencapai 7.4 juta orang dan diprediksi akan terus tumbuh setiap tahunnya.

Melihat peluang besar ini, Bank Permata tidak berdiam diri. Berbekal jumlah nasabah debit yang berjumlah mencapai 1,5 juta orang. Bank Permata melakukan inovasi layanan pembayaran belanja daring lewat transaksi debit. “Sepanjang bulan Januari sampai Oktober 2015 jumlah transaksi belanja Permata Debit Visa mencapai Rp 2,2 juta transaksi. Di banding dengan periode yang sama tahun yang lalu, jumlah tersebut meningkat sebesar 17%,” jelas Bianto Surodjo, Direktur Retail Banking Bank Permata di Jakarta (8/12/2015).

Adapun jenis Permata Debit yang bisa digunakan untuk bertransaksi di toko daring adalah jenis 3D secure verified by Visa ataupun yang belum 3D secure verified by Visa. Sebagai informasi, 3D secure verified by Visa adalah fasilitas layanan dari Visa yang bertujuan untuk melindungi transaksi daring Permata Debit pada situs-situs toko daring.

Dengan dukungan sistem layanan 3D secure melalui tambahan tahapan otentikasi transaksi elektrik dagang berupa One Time Password (OTP) yang akan dikirimkan ke nomer ponsel yang terdaftar pada sistem Bank Permata setiap kali nasabah melakukan transaksi.

Bianto menjelaskan, selain keamanan yang menjadi perhatian utama dengan tambahan tahapan otentifikasi, nasabah tetap diberikan kemudahan dan kelulasaan dalam menggunakan layanan tersebut tanpa tahapan aktivasi khusus. Nasabah cukup memastikan bahwa Permata Debit Visa nya dalam keadaan aktif serta nomor ponsel nya terdaftar di sistem Permata Bank.

Sementara itu, Lila Nirmadari, Chief Financial Officer Elevenia yang hadir dalam peluncuran Permata Debit Visa untuk transaksi daring, menyambut hangat trobosan Bank Permata untuk menggarap nasabah pengguna kartu debit.

Apalagi, ia melanjutkan di Elevenia tidak ada transaksi Cash On Delevery (COD). Semua transaksi menggunakan Bank. Dengan jumlah mayoritas di atas 50% masih didominasi dengan bank transfer adan e banking. Sementara penggunaan kartu kredit mencapai angka 30%.

“Terus terang untuk penggunaan kartu debit di Elevenia belum ada peminatnya, namun sekarang sudah mulai nampak penggunaan sebanyak 5-7%,” jelas Lila mengenai jumlah transaksi daring yang dipakai.

Dari jumlah pengguna kartu debit sebanyak 1,5 juta tadi, pihak Bank Permata akan terus mengedukasi nasabahnya untuk beralih ke balanja daring dengan Permata Debit Visa. Targetnya 5-10% dapat tercapai dalam waktu dekat ini. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)