L'Oreal Giatkan Kampanye Edukasi Dampak Sinar Ultraviolet

L'Oreal

Letak geografis Indonesia yang dilalui oleh garis khatulistiwa merupakan salah satu potensi tingginya indeks sinar ultra violet yang dimiliki. Indonesia memiliki nilai indeks 11 yang menjadi rata-rata tertinggi di Asia. Terkait hal tersebut, L'Oreal Indonesia melakukan kemitraan jangka panjang dengan Badan POM RI (Badan Pengawas Obat dan Makanan RI) dan PERDOSKI (Perhimpunan Dokter Spesialis dan Kelamin Indonesia) dengan meluncurkan program “Kampanye Edukasi Masyarakat Tentang Perlindungan Terhadap Sinar Ultraviolet”.

Vismay Sharma, Presiden Direktur PT L'Oreal Indonesia, mengungkapkan bahwa pengembangan teknologi perlindungan kulit yang dilakukan L'Oreal bermula ketika memahami potensi bahaya yang disebabkan oleh sinar ultraviolet.”Atas dasar tersebut kami menggandeng Badan POM dan PERDOSKI dalam kemitraan jangka panjang ini untuk bersama-sama meningkatkan pengetahuan masyarakat akan sinar UV serta mendukung program pemerintah akan pengawasan terhadap produk-produk yang tepat dan bermanfaat bagi perlindungan kulit," imbuhnya.

Langkah konkret kemitraan jangka panjang melalui kampanye ini diawali melalui konferensi edukasi serta peluncuran video kampanye edukasi yang akan disebarluaskan secara digital untuk menjangkau khalayak Indonesia secara lebih luas.

Sementara itu, Bahdar J. Hamid, Plt. Deputi Bidang Pengawasan Obat Tradisional, Kosmetik dan PK Badan POM, mengatakan ,”Badan POM memiliki peran aktif untuk melibatkan konsumen Indonesia dalam berbagai program edukasi agar masyarakat selalu memilih produk teregistrasi yang aman untuk digunakan”.

Kanker kulit berada di posisi ketiga setelah kanker payudara dan kanker serviks dalam kategori penyakit rumpun mematikan. Paparan sinar matahari yang berlebihan menjadi pemicu adanya penyakit tersebut. Untuk menangani hal tersebut, Dr. Sri Ellyani, Wakil Ketua Bidang Kerja Sama PERDOSKI, mengungkapkan bahwa sampai saat ini penggunaan pelindung dan tabir surya merupakan cara terbaik dan termudah untuk melindungi diri dari teriknya sinar matahari. Tidak hanya di ruangan, namun juga dalam cuaca medung dan hujan serta pada kegiatan dalam ruangan bersekat kaca. "Pelindung kulit yang memiliki SPF dan PA juga merupakan faktor penting untuk mencegah hal tersebut, "tutup Sri. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)