Berrybenka Targetkan Tumbuh 300% di Tahun 2017

Di tahun 2017 PT Berrybenka menargetkan pertumbuhan 300%. Sebelumnya di tahun 2016, Berrybenka telah mulai memperkenalkan strategi omni-channel dengan memadukan kenyamanan berbelanja online melalui website/aplikasi dan offline melalui 14 pop-up store Berrybenka di seluruh Indonesia. CEO Berrybenka Jason Lamuda mengatakan melihat capaian yang positif di tahun 2016, untuk tahun ini Berrybenka akan semakin agresif dalam mengembangkan bisnisnya dengan melakukan strategi-strategi baru.

“Kami sangat optimis di dalam menyongsong tahun 2017 ini, apalagi dengan investasi yang kami peroleh di Q4 tahun 2016 dari beberapa investor ternama, yakni Maj Invest Private Equity, Asia Summit Capital, Softbank-Indosat Fund dan beberapa investor lokal dengan nilai sebesar 8 digit di dalam dollar Amerika. Tahun ini kami memiliki beberapa fokus bisnis utama, yaitu memperkuat omni-channel (kombinasi online dan offline), chat-commerce dan beberapa program lainnya,” ujar Jason.

Tahun ini, Berrybenka berencana untuk membuka sekitar 20 pop-up stores dan beberapa gerai permanen. Menurutnya, kelebihan gerai offline ini dibandingkan dengan gerai retail fashion lainnya adalah fitur "COD 2.0" dan „Retur di Toko".

Danu Wicaksana, Managing Director PT Berrybenka, menjelaskan, konsep COD 2.0 adalah pelanggan bisa memesan beberapa produk melalui website Berrybenka, lalu memilih toko offline yang terdekat sebagai tujuan pengirimannya. Setelah pesanan sampai di toko, pelanggan dapat mencobanya terlebih dahulu dan melakukan pembayaran hanya untuk produk yang memang dirasa cocok.

Selain melalui channel offline, di tahun 2016 Berrybenka juga telah mengembangkan layanan baru kepada pelanggan melalui inisiatif “Chat Commerce‟ yang memungkinkan pelanggan Berrybenka melakukan pembelanjaan melalui aplikasi chat seperti Whatsapp, Facebook messenger, LINE, dan live chat.

“Layanan ini telah menghasilkan pertumbuhan revenue dan jumlah pelanggan baru yang menggembirakan. Menindaklanjuti keberhasilan ini, Berrybenka berencana untuk meluncurkan layanan yang spesial khususnya untuk pelanggan setianya, yaitu layanan "Personal Shopper", jelasnya.

Dengan layanan ini bisa memanjakan para pelanggan setia (loyal customer). Mereka akan dilayani secara eksklusif oleh agen customer service yang disebut ‘Stella’ melalui layanan pesan singkat dengan aplikasi Whatsapp. Agen Stella ini tidak hanya mampu membantu pelanggan dalam proses pembelian dan promo namun juga dapat memberikan informasi dan saran terkait tren fesyen yang up-to-date saat ini.

Strategi lain yang yang akan dikembangkan tahun 2017 adalah terkait produk/merchandising. Melihat pertumbuhan signifikan (di atas 40%) pada segmen private label, Berrybenka memperkenalkan kategori baru yaitu Berrybenka Curve dan Berrybenka Premium. Berrybenka Curve merupakan kategori yang menawarkan produk-produk yang dirancang khusus untuk perempuan dengan postur plus size. Adapun, Berrybenka Premium dikhususkan bagi koleksi produk fesyen dengan desain dan bahan eksklusif.

"Kami melihat ceruk pasar yang besae untuk produk plus size, sehingga kami ingin meluncurkan lebih banyak koleksi Berrybenka Curve. Selain itu, kami juga mengembangkan kategori premium untuk menjawab permintaan pelanggan yang menginginkan lebih banyak lagi produk berkualitas premium," ujarnya.

 

Editor : Eva Martha Rahayu

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)