Sido Muncul Berangkatkan Lebih dari 320 Bus Mudik Gratis

Momen mudik paling ditunggu bagi setiap orang untuk merayakan Idul Fitri bersama keluarga di kampung halaman. Menyadari pentingnya momen ini, Sido Muncul setiap tahun mendukung para pedagang jamu produk-produk Sido Muncul untuk tidak melewatinya, hanya karena mereka kesulitan transportasi untuk mudik.

Tahun ini merupakan tahun ke-25, tapi untuk  penyelenggaraan Mudik Gratis ke-26 kali dari Sido Muncul bagi para pedagang jamu se-Jabodetabek. Masih bertempat di Lapangan Parkir Pekan Raya Jakarta, para pemudik dilepas hari ini Minggu pagi tanggal 12 Juli 2015 oleh Ignasius Jonan, Menteri Perhubungan; Nila Moeloek, Menteri Kesehatan; Mohammad Hanif Dhakiri, Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi; Roy Alexander Sparringa, Kepala  Badan POM dan Djarot Saiful Hidayat, Wagub DKI Jakarta.

 

"Ada 320 bus plus tambahan 5-8 persen dari total bus tersebut sebagai cadangan untuk memenuhi pemudik tambahan yang tidak mendaftar sebelumnya,” ujar Irwan Hidayat, CEO PT Indurstri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk.

Ratusan bus tersebut berangkat menuju tujuh kota tujuan memberangkatkan 20 ribu orang, jumlah yang menurut Irwan tidak dikurangi, bahkan jumlah  ditambah. Tahun lalu hanya 310 bus AC yang disediakan. Sido Muncul menganggarkan Rp 5 miliar untuk acara Mudik Gratis tahun ini, lebih besar dibanding tahun lalu yang hanya Rp 3,5 miliar.

Sejak diadakan tahun 1991, Sido Muncul sudah membantu pemudik kurang lebih 320 ribu orang pulang ke kampong halamannya setiap jelang Lebaran.  Maka tidak heran berbagai penghargaan didapatnya seperti dari Lembaga Prestasi Indonesia Dunia (LEPRID) tahun ini karena aktifitas memudikan gratis para pedagang kecil. Serta penghargaan dari Menhub RI (2002), Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI (2002 dan 2012) dan pada tahun 2011 mendapat penghargaan dari Kapolda Metro Jaya karena menyediakan fasilitas mudik gratis ini.

“Meski ekonomi slowing down, kami tidak terlalu memikirkannya, yang penting mereka bisa mudik,” ujarnya. Menurutnya, meski ekonomi Indonesia bahkan dunia sedang lesu, pihaknya tidak mengurangi aktifitas promosi dan iklannya.

“Saya pikir justru saat slowing down, orang-orang pada tidak beriklan, kalau kami beriklan justru akan menonjol produk-produk. Ini jadi peluang. Saya tidak terlalu bagus dalam hitung-hitungan, tapi ini saya yakini. Saya juga yakin Indonesia akan lebih baik, dalam setiap perubahan selalu ada dampak mundur, untuk jadi lebih baik,” jelasnya.

Maka itu di saat bersamaan Sido Muncul meluncurkan dua produk barunya Tolak Linu dan Tolak Angin Care. Tolak Linu yang akan diluncurkan secara resmi dengan iklannya dengan bintang Tantri “Kotak Band” di berbagai media merupakan produk herbal dalam bentuk cair yang membantu meredakan pegal linu dan nyeri sendi. Sedangkan Tolak Angin Care yang merupakan varian Tolak Angin adalah minyak angina aromateharapy dalam kemasan roll on botol yang praktis.

“Kami sudah ada jamu Pegal Linu tapi dalam bentuk bubuk dan harus diseduh dengan air panas, kalau dengan Tolak Linu yang bentuknya cair dan mudah diminum ini, konsumen tidak perlu susah-susah, cukup robek bungkusnya, langsung bisa diminum,” ujarnya. Jadi untuk hilangkan pegal linu, tidak perlu pijat lagi, kata Irwan.

Lalu menggunakan umbrella brand yang sudah ada Tolak Angin, Sido Muncul turut meramaikan produk minyak angin praktis bentuk roll on dengan aromatherapy melalui Tolak Angin Care. “Saya tidak tahu berapa pasarnya, mungkin cukup besar, yang jelas ini lebih murah 10 atau 11 ribu rupiah per botol,” tuturnya.

Dalam kesempatan yang sama Irwan juga menyampaikan bahwa perusahaannya juga menggunakan bintang tinju asal Filipina, Manny Pacquiao sebagai bintang iklan baru untuk Kuku Bima dan produk Sido Muncul lain. “Ini pertama kali kami menggunakan bintang iklan dari luar negeri, selama ini tidak pernah. Ini sebagai bagian persiapan kami menuju pasar bebas MEA,” tuturnya. Ia berharap produknya makin dikenal di regional dengan konsep iklan  barunya.

“Saya malah kemarin diberi uang US$25 ribu  oleh Pacquiao, saya copy ini uangnya untuk jadi kenangan dan dipajang di kantor. Uang ini akan saya gunakan untuk pembangunan rumah singgah di Yohja, dia akan saya undang lagi dalam peresmiannya nanti,” tutup Irwan. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)