Bidik Nasabah Pemula, OCBC NISP Kampanye 4 Kota

Ada banyak cara yang bisa dilakukan bank agar bisa lebih dekat di hati masyarakat. Salah satunya seperti cara yang dilakukan OCBC NISP yaitu dengan berkeliling ke empat kota menggelar seminar bertajuk “Dana Bijak Keluarga”.

Kegiatan seminar di Jakarta, Bogor, Tangerang dan Bandung ini sekaligus untuk memperingati Hari Keluarga yang jatuh tanggal 29 Juni. Peserta seminar terlihat sangat antusias. Seperti peserta seminar di OCBC NISP Tower, Karet, Kuningan, yang mayoritas kaum ibu rumah tangga. Mereka begitu asik menyimak edukasi yang diberikan pembicara dari Quantum Magna (QM) Financial Consultan, tentang cara mengatur komposisi pengeluaran serta membuat prioritas pengeluaran.

Suasana lebih meriah ketika peserta seminar diberikan kiat-kiat memulai usaha kecil rumahan seperti membuat kue, membuat karya dari kain perca, maupun usaha lain sesuai dengan bakat dan kemampuan masing-masing.

Hadir pula dalam seminar itu Managing Director OCBC NISP, Rama P. Kusumaputra. Ia mengingatkan peserta yang merupakan warga kampung sekitar OCBC NISP Tower agar tidak lupa menyisihkan sedikit penghasilan keluarga untuk ditabung. “Kami ingin mendidik keluarga Indonesia bagaimana mengelola keuangan dengan baik,” jelas Rama usai seminar di Jakarta pada Kamis (28/6).

Selain agar bisa lebih dekat di hati masyarakat dan membagi ilmu pengaturan keuangan, tujuan seminar ini adalah bagian dari strategi OCBC NISP menyasar nasabah pemula melalui produk tabungan “Tabunganku” yang baru diluncurkan tahun lalu.

Tabunganku menyasar nasabah yang baru belajar menabung. Setoran awal produk ini cukup dengan Rp 20.000. Kami bahkan membebaskan biaya administrasi sehingga tabungan nasabah tidak habis terpotong biaya administrasi. Keunggulan Tabunganku dengan produk tabungan sejenis milik bank-bank lain tidak menyediakan fasilitas ATM, sedangkan di OCBC NISP disediakan ATM yang bebas biaya administrasi,” jelasnya.

Karena masih tergolong produk baru, OCBC NISP belum mematok target jumlah nasabah maupun dana kelolaan dari Tabunganku. “Masih sebatas sosialisasi,” tambah Rama.

Sebagai catatan, per kuartal 1 2012, dana pihak ketiga (DPK) bank yang beroperasi di 88 kota di Indonesia ini tercatat Rp 49,6 miliar. Sebanyak 38% nya bersumber dari tabungan, 21% giro dan sisanya berasal dari deposito. Hingga akhir tahun 2012, bank yang mayoritas sahamnya dimiliki OCBC Singapura ini, menargetkan DPK naik hingga 31%. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)