Bisnis Laundry Koin Clean Plus Makin Wangi

Permintaan jasa cuci dan setrika pakaian atau laundry terus meningkat. Tak heran bila potensi bisnis laundry terus bertumbuh, seiring dengan bertambahnya jumlah apartemen atau hunian masyarakat. Kondisi ini dialami oleh PT Artesis Bisnis Global, pengelola laundry koin Clean Plus Laundry.

Saat ini, gerai Clean Plus Laundry di Bassura Mall, Jakarta Timur, merayakan hari jadinya ke-1 tahun. Beroperasi di pusat perbelanjaan seperti Bassura Mall, Clean Plus berharap semakin memudahkan pelanggan untuk mengakses jasa pencucian yang terjamin bersih dan cepat.

“Setelah setahun beroperasi, kami kewalahan melayani permintaan laundry, sehingga perlu menambah jumlah mesin laundry,” ujar CEO PT Artesis Bisnis Global, Lina Djohan di Bassura Mall (12/10/2019).

Country Manager Alliance Laundry System, Antonio Hariman sebagai rekan bisnis Clean Plus Laundry, menjelaskan, pihaknya mengusung konsep bisnis laundromat yang dirancang untuk menjawab sejumlah tantangan bisnis laundry di Indonesia.

“Clean Plus Laundry menawarkan pelayanan maksimal bagi pelanggan. Beberapa keuntungan kami upayakan untuk dapat dirasakan pelanggan secara maksimal seperti memeroleh keleluasaan dalam mencuci pakaian sendiri, kecepatan proses pencucian hingga pengeringan, serta jaminan pakaian bersih dan tidak tertukar. Kami juga menggunakan Primus Washing Machine, mesin berstandar asal Amerika Serikat untuk memastikan kualitas pencucian,” tutur Welly Juliana, Business Development Clean Plus Laundry.

Menggandeng Alliance Laundry System yang menyediakan mesin cuci Primus dengan daya tahan kerja lebih dari 20 jam per harinya, Clean Plus menjamin kualitas pencucian tetap sama untuk setiap pelanggan serta kapasitas mencuci dan mengeringkan pakaian dalam jumlah maksimal. Satu mesin satu pelanggan telah menjadi standar utama dalam bisnis laundromat Clean Plus untuk semakin menekankan konsep mencuci secara mandiri.

Namun, pelanggan tidak perlu khawatir karena operasional laundry yang mudah dilengkapi dengan panduan first time user, proses pencucian hingga pengeringan yang singkat hanya dengan waktu 90 menit, hemat biaya dan tenaga, serta dengan tingkat kecepatan RPM yang tinggi memberikan hasil cucian bersih maksimal.

Bisnis laundromat juga dinilai lebih menguntungkan bagi pelaku usaha maupun pengguna jasa laundry karena omzet yang diperoleh lebih besar di samping biaya operasional yang rendah sehingga dapat dijangkau oleh masyarakat secara mudah.

Terbukti dengan penambahan mesin oleh Clean Plus setelah satu tahun beroperasi di Bassura Mall. “Meski laundromat sudah diterapkan cukup lama, namun belum banyak lokasi yang mudah diakses oleh pelanggan di kota-kota besar. Sering kali hanya beberapa pusat perbelanjaan serta apartemen yang menyediakan jasa laundry inii,” jelas dia.

Dari sisi bisnis, konsep bisnis laundromat dinilai lebih menguntungkan. Perbandingan dengan bisnis kafe kurang lebih sama, tapi investasi kafe 70% ada di pembelian interior, sedangkan investasi laundromat 70% ada di pembelian mesin yang tentu bisa dijual kembali,” jelas Antonio Hariman, Country Manager Alliance Laundry System Indonesia.

Clean Plus dengan sistem franchisenya juga memiliki lebih dari 34 outlet di Jakarta dan sekitarnya. Pilihan pencucian yang ditawarkan meliputi cuci pakaian, cuci sepatu, serta cuci stroller. Laundry ini dikenal menggunakan menggunakan mesin Primus dan Huebsch di setiap outletnya.

Selain berbisnis laundry, manajemen Clean juga sekaligus pemegang resmi pemasaran mesin laundry Primus di Indonesia. Mesin laundry Primus diproduksi oleh Alliance Laundry System yang sudah berdiri dan mempunyai pengalaman dalam dunia laundry selama lebih dari 100 tahun.

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)