Bos Indosat: Kami Sudah On The Track

PT Indosat Tbk (ISAT) masih rugi sebesar Rp 1,122 triliun hingga kuartal ketiga 2015. Meski begitu, nilainya turun 15,6% dibanding periode sama tahun lalu sebesar Rp 1,329 triliun. “"Kami sudah berada di jalur yang tepat,” kata President Director & CEO Indosat Alexander Rusli dalam rilisnya.

Menurut dia, kinerja perseroan dari sisi operasional terus tumbuh. Pendapatan Indosat sepanjang sembilan bulan pertama 2015 sebesar Rp 19,581 triliun atau naik 10,5% dibandingkan periode sama tahun lalu sebesar Rp 17,717 triliun.

Pendapatan dari layanan seluler sebesar Rp 15,991 triliun atau naik 11,9% dibanding periode sama tahun lalu sebesar Rp 14,29 triliun. Layanan non seluler menyumbang Rp 3,58 triliun atau naik 4,8% dibanding periode sama tahun lalu Rp 3,4 triliun.

Jumlah pelanggan perusahaan yang dimiliki Grup Ooredoo itu naik 27,3% menjadi 69 juta dibanding periode sama tahun lalu yang hanya 54,2 juta pelanggan. Jumlah pelanggan naik karena kampanye akuisisi yang agresif setelah persepsi kualitas jaringan meningkat.

Dirut PT Indosat Tbk Alexander Rusli Dirut PT Indosat Tbk Alexander Rusli

Average Revenue Per User (ARPU) dari pelanggan seluler Rp 25,4 ribu dengan Average Revenue Per Menit (ARPM) Rp 143. Layanan seluler didukung sekitar 46.196 site hingga kuartal ketiga 2015.

“Penambahan pelanggan utamanya didominasi oleh pengguna data yang mendorong pertumbuhan trafik data 155,6% dibandingkan eriode yang sama tahun sebelumnya,” kata Alex.

Laba usaha dari anak Ooredoo ini sepanjang sembilan bulan pertama 2015 sebesar Rp 1,888 triliun naik 284,3% dibandingkan periode sama tahun lalu sebesar Rp 491,3 miliar.

Earning Before Interest Tax Depreciation Amortization (EBITDA) sepanjang sembilan bulan pertama 2015 sebesar Rp 8,567 triliun atau naik 12,8% dibandingkan periode sama tahun lalu Rp 7,593 triliun. EBITDA marjin berada di kisaran 43,8%.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)