Botol Pigeon Batik Dukung ASI Eksklusif

Anis Dwinastiti (kiri) & Iwet Ramadhan Anis Dwinastiti (kiri) & Iwet Ramadhan

Untuk kali ketiga Pigeon meluncurkan botol susu bermotif batik bertepatan dengan Hari Batik Nasional. Hal ini juga sebagai bentuk dukungan Pigeon terhadap program peningkatan ASI eksklusif dengan melahirkan produk inovatif yang dapat membantu para ibu agar tetap dapat memberikan ASI eksklusif meski sang ibu dalam kondisi sedang bekerja.

General Manager Marketing Division Pigeon Baby & Teens, PT Multi Indocitra Tbk, Anis Dwinastiti, mengatakan bahwa Pigeon tidak hanya mengeluarkan produk botol bermotif batik, tetapi juga mengedukasi tentang filosofi dari motif batik yang dikeluarkan. “Kami menambahkan desain batik pada produk Pigeon, karena sebagai merek internasional Pigeon peduli terhadap budaya lokal dengan memperkenalkan batik sejak dini,” ungkapnya.

Seperti pada tahun sebelumnya, dalam menggarap projek botol bermotif batik, Pigeon kembali menggandeng Iwet Ramadhan sebagai desainer. Terdapat empat macam motif batik hasil karya desainer sekaligus presenter tersebut, antara lain Gurdo (burung Garuda) yang bermakna sebuah kepercayaan yang diberikan untuk membuat harapan menjadi kenyataan, motif bunga Peony yang menggambarkan kesetiaan dan cinta kasih, motif bunga Seruni sebagai symbol cinta, dan terakhir adalah motif Sulur (bakal tanaman) yang bermakna sebagai kehidupan yang selalu tumbuh. Produk botol bermotif batik dari Pigeon ini terjamin keamanannya karena dalam pewarnaan batiknya menggunakan tinta Food Contact Grade.

Semangat Pigeon dalam berinovasi sejalan dengan semangat World Alliance for Breastfeeding yang tahun 2015 ini mengangkat tema kampanye “Menyusui dan Bekerja”. Kampanye ini bertujuan mendukung perempuan bekerja tetap dapat memberikan ASI secara eksklusif kepada bayinya. Berdasarkan survey Badan Pusat Statistik (BPS) 2014, jumlah angkatan kerja perempuan Indonesia terus meningkat setiap tahun. Kini, diantara 94% penduduk yang bekerja, 38% adalah pekerja perempuan dengan total 43,3 juta jiwa.

Pada launching botol bermotif batik kali ini, Pigeon memproduksi sebanyak 30.000 botol. Botol tersebut juga sudah dipasarkan di toko online seperti Lazada dan Sukamart, serta Central Departemen Store. Menurut Anis, saat ini Pigeon menempati posisi nomor satu sebagai market leader di pasar botol susu bayi, dengan market share sebesar 70% untuk dot, dan 55% untuk botol. Pigeon juga telah mendapatkan penghargaan dari Japan Good Design Award, Mother & Baby Award, Top Brand Award, serta Indonesia Best Brand Award dari Majalah SWA. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)