Cara Paradors Hotel Siasati Penurunan Okupansi di Indonesia

Sejak dikeluarkannya surat edaran tentang larangan Pegawai Negeri Sipil (PNS) menggunakan fasilitas hotel untuk kepentingan meeting, incentive, convention, dan exhibition (MICE) pada tanggal 1 Desember 2014 lalu, praktis membuat pendapatan pada sektor perhotelan sempat menurun. Tak terkecuali Paradors Hotel, hotel besutan Paramount Group ini sempat mengalami penurunan okupansi sampai dengan Januari awal tahun 2015 ini, yakni sebesar 5%.

paradors

Menyadari hal tersebut, Johannes Hutauruk, Marketing Director Paradors Hotel, bersama segenap jajarannya langsung mengambil langkah taktis, yakni cepat – cepat menswitch target pengunjungnya untuk dioptimalkan pada kalangan pebisnis, pelancong, dan keluarga.

Strateginya yaitu dengan mengeluarkan program Wonderful Giveaways, yaitu suatu program undian akhir tahun yang didasarkan atas kunjungan tamu ke hotel – hotel tertentu kemudian mendapatkan kupon untuk diundi.

“Muaranya memang dari situ. Karena ada treatment bakal terjadi penurunan okupansi dikarenakan adanya kebijakan pelarangan pegawai pemerintahan untuk melakukan aktivitas MICE di hotel, sehingga dengan program ini bisa semakin menarik minat pengunjung untuk berkunjung,” papar pria yang biasa disapa Jo ini.

Adapun bentuk implementasi program Wonderful Giveaways ini, yakni terpilih empat jaringan hotel Paradors untuk menyiapkan masing – masing hadiah berbeda. Antara lain yakni Atria Hotel Gading Serpong, Fame Hotel Gading Serpong, Ara Hotel Gading Serpong, dan Atria Hotel Malang dengan hadiahnya yaitu mobil Toyota Agya, dan perjalanan wisata ke Hongkong atau Thailand.

“Pemilihan hadiah tersebut merupakan bentuk penyesuaian segmen, dimana Paradors Hotel lebih memfokuskan ke kalangan pebisnis, traveler, dan keluarga,” kata Reza, Managing Director Fame Hotel Gading Serpong. Adapun bentuk peluang memenangkan hadiah tersebut mesti melawati syarat dan ketentuan berlaku, misalnya menginap selama dua malam, dan pembelian paket wedding di hotel tersebut.

Jika ditilik berdasarkan switching segmentation-nya, Paradors Hotel memang terbilang sangat responsif. Tidak hanya program berhadiah saja yang digalakkannya, melainkan juga inovasi dari segi korelasi bisnisnya. Seperti contoh, untuk segmen hotel dengan bidikan pada kalangan traveler, seperti Atria Malang, dan Atria Hotel Magelang, Paradors Hotel telah merancang paket khusus yang dikaitkan dengan pariwisata setempat, seperti Gunung Bromo di Malang, dan Candi Borobudur di Magelang.

“Kami telah menyediakan paket tour juga, sehingga bagi para traveler mereka bisa merasakan objek wisatanya juga, paket menginapnya juga,” ujar Jo.

Namun, untuk segmen jaringan Hotel Paradors di Tangerang, seperti Fame Gading Serpong, Ara Hotel Gading Serpong, dan Atria Hotel Gading Serpon, fokusnya adalah pada kalangan pebisnis dan familiy, dimana yang ditekankan adalah pada quality service MICE nya dimana kawasan Tangerang pertumbuhan untuk segmen bisnisnya cukup signifikan. Adapun untuk kalangan family, peruntukannya bisa fleksible yakni untuk helatan perkawinan, maupun sekedar menyediakan tempat menginap bagi sanak saudara yang berkunjung ke Tangerang.

"Dengan strategi ini, diharapkan okupansi di tahun 2015 bisa tetap terjaga di 82%, dan bahkan meningkat," tutup Jo. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)