CEO Menentukan Keberhasilan Rebranding

Banyak pemegang merek yang keliru dalam menjalankan program rebranding. Mayoritas dari mereka berharap, rebranding merek yang mereka kelola bisa menuai kesuksesan. Berbagai cara mereka tempuh, salah satunya dengan menyewa jasa konsultan. Namun, Joseph Eko, General Manager dari dm ID- Holland menegaskan, keberhasilan rebranding bukan hanya ditentukan oleh kapabilitas konsultan, tetapi bertumpu pada keseriusan seorang Chief Executive Officer (CEO) perusahaan.

Keseriusan itu bisa dilihat dari niat, antusiame, dukungan, keterlibatan, rencana pengembangan, serta eksekusi. Joseph mengatakan, pihaknya kerap kali menemui CEO yang setengah hati menjalankan program rebranding. “Kami tidak akan menerima klien jika CEO atau pendirinya tidak serius untuk rebranding. Kami memang punya skill, tapi yang menentukan kesuksesan itu justru dari sang pemimpin lalu diikuti oleh manajemennya,” tandasnya.

Jika keseriusan sudah ada, maka proses komunikasi dan transformasi dari konsultan ke CEO atau sebaliknya akan mempermudah perancangan branding. Misalnya, pergantian atau perbaruan logo, strategi komunikasi pemasaran, dan menciptakan nilai merek (brand value).

Menurutnya, Indomaret sebagai salah satu merek lokal yang berhasil melakukan rebranding. Punggawa toko modern itu dinilainya sangat serius untuk melakukan perubahan. Mulai dari penyempurnaan logo hingga layanan di dalam toko. “Kami bukan hanya membuat logo, tapi menjadi konsultan agar filosofi logo dengan layanan di lapangan sejalan. Saya melihat manajemen Indomaret sangat komitmen melakukan hal itu. Hasilnya, mereka menjadi toko modern yang besar dengan layanan yang prima,” Eko menguraikan.

Indikator keberhasilan rebranding bukan hanya dikenal oleh banyak publik, melainkan juga mampu mengangkat nilai merek sehingga mendorong bisnis perusahaan. Selama tiga tahun berdiri, dm ID-Holland telah menjalin kerjasama dengan 30 merek. Beberapa merek yang berhasil dikelola antara lain; Indomaret, SWA, Toyota, Bank Mandiri, BII, BNI, Unilever, Samsung dan masih banyak lagi. Ban Achilles menjadi salah satu merek tersukses yang dibesutnya karena berhasil menjadi merek global dilebih dari 50 negara.

Sebagai perusahaan konsultasi ternama, dm ID-Holland memiliki pangsa pasar luas. Eko menargetkan bisa membuka kantor perwakilan di Shanghai, Cina. Untuk menjaga kualitas layanan di pasar lokal, perusahaan hanya menerima 7-8 klien baru setiap tahun. Tahun lalu, dm ID-Holland memborong 11 penghargaan dan keluar sebagai The Best of The Best Agency versi Majalah Mix. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)