Cerdaskan Pelaku Bisnis Melalui Datascrip Solution Days 2013

Perekonomian Indonesia di tengah risiko perekonomian global dan potensi yang besar memiliki peluang besar untuk terus berkembang. Tantangan-tantangan pun semakin beragam menanti para pelaku usaha. Tantangan tersebut meliputi, persaingan usaha yang semakin ketat, kebutuhan sumber daya manusia yang semakin kompleks dan dinamis, digitalisasi bisnis yang berkembang pesat, keamanan bisnis serta kenaikan biaya produksi dan juga pentingnya untuk senantiasa menjaga kelestarian lingkungan.

Datascrip kembali akan mengadakan event tahunan Datascrip Solution Days. Tahun 2013 tema yang diangkat "Cerdas Menghadapi Tantangan Bisnis" dan  akan digelar pada 12-19 Juni 2013 mendatang. Kegiatan ini merupakan upaya perusahaan yang memulai bisnisnya pada 1969 ini untuk memberikan dukungan bagi pelaku bisnis di Indonesia.

Dalam event tersebut, Datascrip mengadakan serangkaian seminar dengan beragam topik yang akan disampaikan oleh para pakar di bidangnya masing-masing. Liana Setiawan, Direktur Penjualan PT Datascrip mengatakan, “Datascrip Solution Days 2013 bertujuan membantu para pelaku bisnis menemukan strategi yang jitu menghadapi berbagai tantangan bisnis. Datascrip senantiasa mendukung para pelaku usaha agar menjalankan bisnisnya secara efektif dan efisien sekaligus tetap produktif di tengah tantangan yang ada.”

Seminar yang akan diselenggarakan pada kegiatan tersebut di antaranya adalah Strategi Pengadaan Barang & Jasa Serta Teknik Penyusunan Estimasi Harga, Teknik Negosiasi Jitu bagi Seorang Buyer, Sukses Menciptakan Kantor yang Hijau dan Sehat, Ergonomi Perkantoran, Sistem Pengelolaan dan Pemusnahan Arsip Berbasis Teknologi Informasi & Komunikasi, Meningkatkan Kepuasan Pelanggan melalui Penerapan Teknologi Terkini, Proteksi Aset Perusahaan dengan Teknologi Deteksi Wajah, Informasi Berbasis Spasial: Kunci Strategis untuk Peningkatan Daya Saing Bisnis, Pangkas Biaya Produksi Tayangan dengan Teknologi Digital.

demo alat pemusnah dokumen

Lebih lanjut Liana mengatakan bahwa pihaknya berusaha memberikan informasi kepada para pelaku bisnis sehingga dapat mengembangkan strategi bisnisnya sesuai dengan perkembangan. “Jadi kami bukan jualan semata, tetapi bentuk engagement dengan para klien kami pelaku industri dengan memberi informasi agar mereka dapat menumbuhkan industri sehingga bisa meningkatkan efisiensi dan berkontribusi bagi pertumbuhan ekonomi,” ujarnya.

Dr. Lamto Widodo, Ketua Program Studi Teknik Industri Universitas Tarumanegara yang akan hadir sebagai pembicara seminar tentang Ergonomi Perkantoran mengatakan, aspek kenyamanan dan kesehatan menjadi hal yang perlu diperhatikan bagi efisiensi dan produktifitas sehingga para pelaku industri perlu didorong untuk mendorong konsep kantor yang ergonomis. Sementara itu, Naning S A Adiwoso, Ketua Green Building Council Indonesia yang juga bakal hadir sebagai pembicara menyoroti tentang isu healthy planet yang semakin berkembang. Konsep green -building merupakan salah satu upaya untuk mewujudkan kehidupan yang lebih ramah lingkungan dan sehat. Menurutnya, perusahaan-perusahaan saat ini harus mengikuti perubahan yang ditujukan untuk menyongsong Indonesia Sehat 2020. Perubahan-perubahan yang ada dan terus berkembang saat ini diantaranya adalah pengurangan karbon dan emisi juga penyebaran bakteri untuk kualitas hidup yang lebih baik. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)