Coolpad Targetkan 2.000 Unit Ponsel Terjual Tahun Ini

IMG_1265-1

Indonesia ditengah lesunya ekonomi masih tetap menjadi pasar yang menarik bagi pemain asing, termasuk ponsel asal Cina untuk meramaikan pasar ponsel pintar di sini. Mengutip data Indonesia Home to Fragmented Smartphone Market ada sekitar 24 juta ponsel pintar dikirim ke Indonesia pada tahun 2014. Dan ini makin mengukuhkan Indonesia sebagai egera terbesar keempat dengan pengguna smartphone di Asia Pasifik.

Data tersebut dikutip Guo Deying, Chairman Coolpad Group pada saat peluncuran perdana Coolpad di pasar Indonesia yang diadakan di Skye Bar, Menara BCA, Jakarta. Sebagai produsen ponsel pintar terbesar di Cina, Coolpad telah lebih dulu menguasai pasar di negara asalnya, Amerika dan Eropa. Adalah kesempatan mereka tahun ini untuk menggarap lebih serius pasar Asia Pasifik. Coolpad dikeluarkan oleh perusahaan bernama Yulong Computer Telecommunications yang didirikan pada April 1993 yang awalnya produsen pager yang kemudian dikenal pertama kali mengeluarkan ponsel dual SIM standby untuk GSM dan CDMA pada 2005.

Dikenal sebagai produsen ponsel paling inovatif, Coolpad tak heran saat ini menempati posisi ketiga di pasar ponsel Cina serta posisi ketujuh dunia. Coolpad menjadi perusahaan ponsel dengan pertumbuhan luar biasa sejak didirikan dengan total growth 67% dan penjualan 15 miliar yuan atau setara dengan Rp 1,7 triliun. Kekuatan produk Coolpad pada riset teknologi terbaru dan bentuk yang stylist diyakini Guo akan menjadi kuncinya memenangkan pasar di Indonesia. Coolpad memiliki 6000 hak paten produk sejak berdiri. Ini membuktikan betapa R&D menjadi kunci keberhasilan perusahaan ini. Setidaknya Coolpad memiliki 6 kantor R&D baik itu di Cina maupun di Amerika.

Jevees Jiang, CEO Coolpad Indonesia mengatakan telah mempersiapkan tim yang solid guna memenangkan pasar Indonesia. “Kami menargetkan menempati posisi ketiga dan meraih pangsa pasar 10 persen dalam tiga tahun,” ujarnya bersemangat. Untuk itu strategi yang dilakukannya adalah telah ada 25 pusat layanan pelanggan tersebar di seluruh Indonesia. Hingga akhir tahun pihaknya akan siap dengan 2000 orang tenaga sales yang dapat melayani pengguna secara langsung melalui lebih dari 200 titik distribusi dan seluruh pusat layanan pelanggan tersebut. “Kami membangun tip yang kuat seperti Viking Team,” imbuhnya.

Selain itu pihaknya juga menggandeng telko untuk makin mendekatkan konsumen Indonesia. Yaitu menggaet Telkomsel yang diyakini Jevees sebagai perusahaan telko terbesar di Indonesia tentu akan meningkatkan penetrasi pasar Coolpad. Produk Coolpad yang di Cina dikenal pertama kali mengeluarkan seri 4G LTE ini sejalan dengan Telkomsel yang aktif membangun ekosistem DNA (device, network dan application) guna mengakselerasi adopsi 4G di masyarakat. “Langkah Telkomsel menyediakan layanan data yang prima dan apliasi digital tentu akan akan makin prima jika didukung dengan ponsel 4G. Coolpad dengan tiga seri yang diluncurkan plus paket data Telkomsel yang dibundling tentu ini makin menguatkan digital experience masyarakat,” ujar Ririn Widaryani, VP Prepaid and Broadband Marketing Telkomsel.

Ada tiga tipe Coolpad yang diperkenalkan dalam peluncuran perdananya di pasar Indonesia yaitu tipe Sky, Star dan Soar. Tipe Soar adalah tipe kelas atas dengan harga diatas Rp 5 juta, layar 5,2 inci, dibuat dari alumunium alloy. Chocky Sitohang, presenter yang diberi kesempatan menjajal ponsel ini selama seminggu mengaku awalnya tidak terlalu yakin dengan kualitas ponsel Cina itu. “Setelah menggunakannya, saya terkagum-kagum dengan fitur beauty mode yang telah tertanam di kamera sangat menunjang bagi yang suka foto selfie, inovasi, serta kekuatan Soar ini. Ini ponsel pertama dengan gorilla glass muka belakang, sehingga kuat dan anti gores,” pujinya. Dengan berbagai keunggulan itu Jeeves menargetkan 2000 unit ponsel Coolpad akan terjual hingga akhir tahun ini.

Tags:

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)