Dua Jurus Personal Branding bagi Capres

Menurut pakar branding, Daniel Surya, memanage personal brand penting bagi public figure. Tidak hanya para artis, brand ambassador, tapi juga calon presiden. Lantas, bagaimana caranya untuk menarik perhatian khalayak?

Pertama, me-manage brand harus berdasar pada kebenaran. Setiap brand ditujukan untuk mengangkat kebenaran itu sampai pada konsumen. Bukan mengangkat hal yang tidak ada menjadi ada. Untuk personal branding paling enak diangkat esensinya dari kebenaran orang tersebut. Jangan dianggap personal branding hanya melalui kampanye visual belaka. Basisnya harus siapa orang tersebut. Yang mulanya harus orang itu sendiri dengan kelebihannya," dia menyarankan.

Daniel Surya dalam sebuah seminar Daniel Surya dalam sebuah seminar

Selain itu, lanjut Daniel, capres jangan terlalu banyak janji karena bukan hanya mengecewakan banyak orang namun juga membunuh personal brand orang tersebut.

Jadi paling bagus itu membangun personal branding berdasarkan esensi dan kebenaran dirinya sendiri yang akan disimbolisasikan melalui tingkah lakunya. Apa yang dibicarakan dan dijalankan.

Cara kedua, melalui desain visual  dalam berkampanye, Namun dari kedua hal tersebut harus diangkat dari kebenarannya. Jika tidak ada hal tersebut jangan membuat personal branding.

Bagaimana untuk mengetahui kebenaran tersebut?

"Sebenarnya ini agak 'tricky' karena harus dibuktikan melalui waktu. Dan sekarang ini banyak misconceptional karena banyak kandidat mengomunikasikan dirinya berdasarkan visualisasi ataupun komunikasi yang sama," Daniel menjelaskan.

Di Indonesia ini, calon presiden yang diuji adalah konsistensinya yang harus lekang di sepanjang waktu. Jika tidak kita akan memilih orang yang salah.

Bagaimana contoh-contoh pengelolaan personal branding yang bagus?

Menurutnya, tahu esensi brand-nya apa, memilih medianya juga tidak sembarangan. Sebagai contoh mobil Ferari tidak pernah melakukan promosi melalui televisi namun melalui pembalap. Karena untuk menjaga image agar tidak drop. Lalu dikomunikasikan melalui desain. Seeing is believing.

Saat ini banyak brand  yang dikelola  oleh WIR. Ada corporate, perbankan dan sebagainya. WIR tidak hanya branding, namun ada juga teknologi. Mungkin ada sekitar 500 brand di Indonesia dan luar negeri.

Ke depan, tujuan WIR adalah menjadi pemain global dalam waktu 2-3 tahun mendatang. Sekarang sudah global, namun masih pada tahap awal. Saat ini WIR memiliki tiga divisi inovatif media, teknologi dan entertainment yang dibungkus dalam strategi branding. 

 

  • Berapa biayanya?Biayanya relatif tergantung bentuknya berupa jasa konsultan, teknologi, dan komunikasi. Namun kita bukan dalam kategori yang murah.
  • Bagaimana prospek bisnis konsultan branding kedepannya? Pemilik brand harus jeli dalam melihat pergerakan konsumen di industri masing-masing. Konsumen sekarang menjadi lebih peka terhadap dunia baru, sehingga pemilik brand harus terus berinovasi. Sebab konsumen menjadi semakin cerdas. Jika saya lihat pemain brand di Indonesia masih melihat dari sisi visual desain. Padahal yang terpenting melihat karyawan di dalam perusahan bisa menjadi engagement tren sehingga karyawan menjadi brand ambasador yang baik. Sebab jika mereka diperhatikan, mereka akan lebih kuat berbicara tentang brand yang dibuat. Dan saya yakin prospek bisnis konsultan ini akan maju. Indonesia akan mejadi pemain global.

 

 

 

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)