Ekonomi Lesu, Ini Strategi Dwidaya Tour!

Perlambatan ekonomi kini tengah melanda Indonesia. Pada dua kuartal 2015 berturut-turu perekonomian nasional mencatat pertumbuhan di bawah 5%. Sedangkan, kuartal II tahun ini ekonomi hanya mampu tumbuh 4,67%, sedikit melambat dibandingkan kuartal sebelumnya 4,71%. Tentunya hal ini berdampak kepada semua sektor termasuk agen travel PT Dwidaya World Wide (Dwidaya Tour). Untuk menghadapi krisis ini Dwidaya Tour memiliki strategi khusus.

20150807_152312_resized_1

Hendri Yapto, Vice President Commercial Dwidaya Tour, mengatakan, hingga semester I 2015 Dwidaya Tour sudah tumbuh 20%. Namun mengenai target tahun ini,  diharapkan tumbuh 28%. Untuk mencapai target tersebut, Dwidaya Tour melakukan berbagai strategi termasuk mengedukasi kepada masyarakat untuk tetap membeli tiket atau melakukan reservasi hotel di agen travel kantor cabang yang banyak di mal dibandingkan membeli melalui online.

“Kami lakukan campaign mengenai hotel. Sebab selama ini masyarakat tahunya pemesanan hotel, membeli tiket lewat online lebih murah dibandingkan datang ke agen travel. Dwidaya punya campaign, siapa yang nemukan harga terbaiknya di online, dan harga kami jauh lebih mahal kami akan bayar harga termurah yang Anda temukan. Karena kami yakin harga Dwidaya sangat kompetitif sekali dibandingkan yang lain,” ujarnya.

Menurutnya, keunggulan membeli tiket di agen travel, pelanggan bisa mendapat fasilitas lebih dibandingkan membeli online. Contoh, bila konsumen melakukan kesalahan memasukkan tanggal atau ingin melakukan refund bisa dibantu oleh agen travel tersebut ke pihak terkait hanya dengan menghubungi staf dari agent travel tersebut. Sedangkan, pembelian dengan online, konsumen harus menghubungi langsung.

Dengan adanya edukasi kepada masyarakat, perusahaan yang telah berdiri selama 48 tahun ini menghasilkan kinerja yang meningkat. Lihat saja, pertumbuhan bisnis Dwidaya Tour melonjak naik hingga 88% untuk reservasi hotel. Retail naik 45%, MICE (Meetings, Incentives, Conferences and Events) naik 40%, sedangkan untuk corporate retail hanya naik 19% hal ini dikarenakan adanya peraturan pemerintah yang melarang rapat di hotel.

Selain itu, perusahaan agen travel yang sudah mempunyai lebih dari 70 cabang yang tersebar diseluruh Indonesia ini juga akan melakukan ekspansi ke wilayah-wilayah yang belum dijangkau oleh para pesaingnya. Tak hanya itu, untuk menggaet pasar anak muda Dwidaya Tour akan membuat produk JAWARA (Jalan-jalan Wisata Rame-Rame) yang akan diresmikan pada bulan Oktober mendatang. Produk ini khusus untuk para pelajar yang ingin melakukan perjalanan dengan menunjukkan kartu pelajar akan mendapatkan harga khusus.

Untuk diketahui, Dwidaya Tour menawarkan berbagai produk dan jasa seperti, Layanan Tiket Penerbangan, Paket wisata domestik, mancanegara, dan wisata kapal pesiar, Corporate Travel Services, Reservasi Hotel, Dokumen Perjalanan, MICE (Meetings, Incentives, Conferences and Events), Airport Assistance, Asuransi Perjalanan, Foreign Exchange, Online Booking Tool serta 24 Hours Emergency Service. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)