Essilor Bidik Market Share Lensa 40%

Meningkatnya  jumlah pemakai kacamata di Indonesia membuat bisnis lensa kacamata semakin menggeliat. Tahun ini permintaan lensa kacamata di Indonesia sekitar 20 juta lensa. Menurut Budi Riawan, Presdir Crizal Indonesia, jumlah pengguna kacamata akan terus meningkat dari tahun ke tahun, sehingga peluang bisnis lensa mata semakin menjanjikan.

”Bila tahun lalu Essilor menguasai market share 25 - 30%, maka  tahun ini kami menargetkan market share 35 - 40%  agar tetap mempertahankan posisi market leader di Indonesia. Saat ini kami menjual sekitar 1000-2000 lensa/hari,” ujar Budi.

Untuk mengejar target tersebut Essilor terus berinovasi dengan mengeluarkan produk tebaru yang akan menjadi andalan yaitu Crizal Forte UV. Kehadiran produk baru ini memiliki keunggulan untuk mengatasi lima musuh utama penglihatan (air, noda, debu, gores dan silau).

Selain itu inovasi terbaru yang diperkenalkan lensa ini untuk menghalau bahaya sinar UV (ultra Violet) tidak hanya dari arah depan tetapi juga dari arah belakang. Bahkan untuk melindungi mata dari bahaya sinar UV, perusahaan asal Perancis ini  juga memperkenalakn Eye Sun Protection Factor. “Kami bangga menjadi perusahaan yang mengedepankan inovasi dan menjadi perusahaan pertama meluncurkan lensa kacamata yang menyediakan proteksi menyeluruh untuk meredam bahaya sinar UV,” kata Sim Peng Tak , Managing Director Essilor ASEAN.

Apalagi kesadaran masyarakat terhadap bahaya sinar UV terus perlu ditingkatkan, mengingat sinar UV memiliki dampak langsung terhadap kesehatan mata, kanker kulit, penuaan mata dan katarak lebih dini. Sebab saat ini lebih dari 15 juta penduduk dunia menjadi buta diakibatkan oleh katarak, dimana sekitar 20% diakibatkan oleh akumulasi sinar UV, Sedangkan kanker kulit 5 - 10% disebabkan oleh kontak langsung dengan sinar UV di area sekitar mata.

Kehadiran Crizal Forte UV merupakan inovasi terbaru bagi Essilor dimana produk ini menghadirkan lapisan anti refleksi terbaru di permukaan belakang lensa –broad spectrum technology- yang mampu meredam pantulan sinar UV dan tetap mempertahankan kejernihan lensa, sehingga memberikan dampak positif terhadap kejelasan penglihatan dan kesehatan mata. Karena selama ini kebanyakan lensa kacamata telah menghalau sinar UV dari arah depan lensa, padahal sekitar 50% bahaya sinar UV datang dari belakang lensa.

Selain memperkenalkan seri terbaru, menurut Budi Crizal juga akan menggelar program See The World Clearly Now 2012. Rencananya program yang digelar hingga Desember 2012 akan membagikan kacamata baru untuk anak-anak Indonesia. Sesuai dengan tagline Crizal, Live Life in The Clear dengan menggandeng beberapa yayasan dan asosiasi pengusaha optic diharapkan program ini dapat membantu agar anak-anak Indonesia dapat melihat dengan jernih. “Paling tidak kami akan menyumbangkan sekitar 10% dari jumlah lensa kacamata yang terjual,” ujar Budi. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)