Gandeng e-Commerce, Syailendra Genjot Porsi Investor Ritel

Fajar R.Hidajat, CEO Syailendra Capital. (Foto : Vicky Rachman/SWA).

PT Syailendra Capital pada April 2018 ini menggandeng perusahaan perusahaan e-commerce, Tokopedia, sebagai kanal distribusi penjualan reksa dana pasar uang, yakni Syailendra Dana Kas.

Kerja sama ini menambah kanal distribusi produk reksa dana Syailendra Capital di marketplace toko dalam jaringan (daring). Sebelumnya, Syailendra Capital menggandeng Bukalapak untuk menjual reksa dana di BukaReksa.

Fajar R. Hidajat, CEO Syailendra Capital, menyebutkan, penambahan pengguna telepon cerdas, penetrasi internet, dan proyeksi pertumbuhan populasi kelas menengah memicu Syailendra untuk bekerjasama dengan e-commerce. “Kami juga ingin menambah porsi investor ritel. Saat ini, jumlah investor ritel Syailendra masih kecil dibandingkan investor institusi,” ujar Fajar di Jakarta (19/4/2018).

Layanan reksadana di Tokopedia diklaim Syailendra memudahkan nasabah membeli atau menjual Syailendra Dana Kas. Jumlah minimal pembelian produk itu, kata Fajar, cukup terjangkau yakni sebesar Rp 10.000. Calon nasabah yang ingin membeli Syailendra Dana Kas atau produk reksadana lainnya di Tokopedia diharuskan mengaktifkan akun TokoCash di situs tersebut. TokoCash adalah fitur yang disediakan Tokopedia.

Adapun, dana kelolaan Syailendra Capital pada 2017 naik sebesar 87,7%, atau menjadi Rp12,5 triliun. “Target dana kelolaan Syailendra Capital di tahun ini diharapkan mencapai Rp 22 triliun hingga Rp 23 triliun,” ungkap Fajar. Target tersebut akan dicapai dengan cara memperluas distribusi jaringan distribusi pemasaran dan juga berinovasi dalam beberapa produk investasi baru.

Rencananya, perseroan dalam waktu dekat ini bakal meluncurkan reksa dana indeks berbasis MSCI Valie Index dan mengkaji penerbitan reksa dana exchange traded fund (ETF). “Di tahun ini produk reksa dana baru yang akan diluncurkan berkisar tiga sampai lima produk. Selain dua produk itu, satu produk lain yang akan diluncurkan adalah reksa dana terproteksi,” tutur Fajar.

Sedangkan, dana kelolaan Syailendra Capital pada 18 April 2018 mencapai Rp 20,62 triliun dan berada di peringkat 10 di industri reksa dana. Guna mendukung perluasan jaringan pemasaran, perseroan mengoptimalkan jaringan distribusi digital platform di tahun 2018 melalui aplikasi Syailendra Investment Application Platform.

www.swa.co.id

 

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)