Gifari Zakka Ciptakan Lapangan Kerja Lewat Pengembangan Oleh-oleh Lokal

Budaya lokal tidak melulu tradisional. Dengan inovasi yang dikembangkan, budaya lokal justru merupakan peluang usaha potensial sekaligus penciptaan lapangan kerja. Keberanian Gifari Zakka Adha untuk memulai usaha saat pandemic Covid-19 di bawah PT Leholeh Rasa Nusantara Jaya patut diacungi jempol.

Sebab, tidak hanya merintis usaha saat krisis kesehatan dan perekonomian, pemuda berusia 23 tahun itu juga berhasil mengembangkan aplikasi bernama Leholeh yang mengadopsi kearifan lokal, khususnya makanan khas Nusantara.

Lewat aplikasi yang termasuk dalam kategori marketplace itu, mampu menghubungkan antara penjual dengan pembeli yang menginginkan makanan khas suatu daerah. Sehingga, masyarakat hanya cukup mengakses aplikasi Leholeh tanpa harus bepergian ke suatu daerah.

Aplikasi Leholeh diklaim Gifari menawarkan beragam kemudahan, baik bagi penjual maupun pembeli. “Lewat aplikasi tersebut, masyarakat tidak perlu datang mengantri toko oleh-oleh serta menghabiskan waktu untuk berkeliling dari toko ke toko untuk mencari oleh-oleh,” ujar CEO PT Leholeh Rasa Nusantara Jaya itu.

Begitu juga dengan produsen maupun penjual, mereka dapat dengan mudah memasarkan produk masing-masing secara online. "Contoh ada seseorang yang ingin makan makanan khas Bandung, kalau dihitung ada banyak pengeluaran, mulai dari ongkos sampai waktu. Tapi lewat aplikasi ini, kita bisa pilih dan langsung pesan," ungkap Gifari.

Selain itu, alas an Gifari meluncurkan aplikasi Leholeh bertujuan untuk membantu para penjual makanan khas Indonesia di seluruh pelosok Tanah Air. Karena diketahui, kebanyakan makanan khas yang dijual hanya laris pada saat musim liburan. Padahal, menurutnya, makanan khas Indonesia ini banyak peminatnya. “Kami mencoba memberikan solusi atas permasalahan yang dihadapi para pelaku usaha, agar makanan khas tidak hanya laris pada saat musim libur," ungkap Gifari.

Lewat aplikasi ini juga, lanjut Gifari, pihaknya bisa menyampaikan sejarah makanan khas suatu daerah. Tujuannya agar masyarakat Indonesia paham tentang sejarah makanan khas yang ada di Indonesia.

Merespons kiprah Gifari, pengusaha Sandiaga Uno mengaku salut dengan langkah berani anak muda tersebut terjun ke bisnis di masa sult ini. "Saya jadi ingat lagu 'Semua Ada di Sini' yang dinyanyiin Enno Lerian. Jadi mau makan makanan khas Nusantara apa aja itu tidak perlu lagi pergi jauh-jauh, semuanya ada di sini," ungkap Sandi sumringah.

"Lewat aplikasi ini semuanya terhubung secara digital, antara penjual dengan pembeli. Terciptanya ekosistem baru ini akan memacu geliat usaha di akar rumput yang berdampak kepada pemulihan ekonomi saat ini," papar Pendiri Ok Oce Indonesia ini dalam peresmian PT Leholeh Rasa Nusantara Jaya yang digelar di bilangan Sindang Reret, Bandung dalam siaran persnya.

Inisiatif yang diambil Gifari pun menurut Sandi sangat tepat. Sebab, pandemi covid-19 ditegaskannya tidak boleh menghentikan langkah untuk terus berinovasi dan menciptakan lapangan pekerjaan. "Jangan pernah berhenti untuk terus berinovasi dan terus semangat membuka lapangan pekerjaan. Karena badai akan berlalu, ekonomi akan membaik," ungkap Sandi bersemangat.

Sandi pun mengingatkan modal awal membangun usaha adalah minat dan kecintaan dengan apa yang mereka lakukan. "Whatever you do, do what you love, and love what you do. Kerjakan bidang yang kita cintai dan nikmati," ujar pengusaha berkacamata ini.

Menurutnya, bangsa Indonesia butuh lebih banyak lagi milenial-milenial yang dapat berkontribusi secara konkret. “Dengan penuh keyakinan saya akan terus berjuang demi terwujudnya Indonesia yang adil dan makmur dari tangan anak-anak mudanya," dia menegaskan.

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)