Incar Segmen Remaja, PermataBank Luncurkan 'PermataMe!'

Menargetkan segmen remaja yang gemar bersosialisasi dan memamerkan jati diri, PermataBank meluncurkan tabungan remaja dengan merek 'PermataMe!'. Tabungan yang dapat dimiliki dengan setoran awal Rp 50 ribu itu menawarkan dua pilihan yaitu tabungan konvensional dan syariah.

Tabungan ini melengkapi produk-produk  tabungan keluarga dari PermataBintang (untuk anak), PermataTabungan Bebas (untuk nasabah dewasa), PermataPayroll (untuk karyawan) dan PermataOptima. Tabungan ini mengusung tagline "PermataMe! My card, my style".

PermataMe! juga dilengkapi dengan medium Social Media. Informasinya dapat dengan mudah ditemukan di Facebook Fan Page dengan akun PermataMe dan Twitter dengan akun @permata_me dimana nasabah bisa mendapatkan informasi terkini seputar hiburan, tren, edukasi dan informasi menarik lainnya. Selain itu PermataMe! juga mengembangkan  aplikasi mobile yang dapat diunduh melalui www.permatame.comdengan salah satu fitur games yang memberikan edukasi tentang serunya menabung: "dengan menabung, kamu dapat wujudkan impianmu.”

  1. Lauren Sulistiawati, Direktur Retail Banking PermataBank, mengatakan, "Remaja yang dalam kesehariannya sangat lekat dengan gadget, berinteraksi melalui medium social media dan memiliki kecenderungan untuk senantiasa update dengan yang sedang menjadi tren, merupakan pasar potensial yang belum banyak digarap oleh perbankan. Oleh karena itu, PermataBank menawarkan PermataMe! yang dapat menjawab kebutuhan remaja akan produk perbankan yang dapat mencerminkan kepribadian mereka yang aktif dan fun".

    Hingga Kuartal III 2011 ini, PermataBank mencatat laba bersih setelah pajak (konsolidasi tidak diaudit) sebesar Rp. 962 miliar, meningkat 23% year-on-year (YoY) dari Rp. 781 miliar pada periode yang sama tahun 2010. Total laba operasional secara konsolidasi tumbuh 18% yoy menjadi Rp. 1,117 triliun didorong oleh pertumbuhan pendapatan bunga bersih dan pendapatan berbasis biaya (fee based income). Pendapatan bunga bersih tumbuh 25% yoy menjadi Rp. 2,99 triliun sementara itu pendapatan berbasis biaya naik 17% yoy menjadi Rp. 748 miliar.

    Pertumbuhan kredit sebesar 39% yoy menjadi Rp 64,6 triliun pada akhir periode dari Rp 46,4 triliun tahun sebelumnya. Total aset secara konsolidasi per 30 September 2011 mencapai Rp 92,6 triliun, naik 38% yoy dari Rp 66,9 triliun per 30 September 2010. Sementara itu, dana pihak ketiga konvensional meningkat 29% yoy menjadi Rp 69,0 triliun. Giro dan tabungan ("CASA") mencatat kenaikan yang baik yaitu masing-masing sebesar 13% dan 19% yoy menjadi Rp 13,9 triliun dan Rp. 13,8 triliun, sementara  deposito meningkat 39% yoy menjadi Rp 41,2 triliun di akhir September 2011.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)