Indonesia, Emerging Market yang Potensial bagi HP

 

HP, computer, printersMargareth Ong, VP Priting & Personal System HP (Hewlett Packard)  Asia Tenggara, menegaskan bahwa Indonesia masih merupakan pasar yang menarik bagi HP, baik untuk printer maupun personal computer (PC), karena penetrasinya yang masih sangat  rendah. “Indonesia merupakan salah satu fokus HP untuk pasar di kawasan Asia Tenggara. Indonesia adalah emerging market  yang potensial, yang banyak memiliki peluang bagi HP,” tuturnya,  saat wawancara di acara Global Infuencer Summit 2012, di Shanghai,  10 Mei lalu.

Untuk itu, ia menambahkan,  HP akan terus maju untuk meningkatkan penetrasinya dan memperkuat kehadiran brand HP di pasar Indonesia.  Menurut Dennis Mark, VP & GM Entreprise Segment Printing and Personal Systems HP untuk Asia Pasifik dan Jepang, produk HP memang dirancang untuk enterprise. Karena itu,  produk HP tidak hanya punya kelebihan dalam hal daya tahan, misalnya baterei yang  tahan lama, tapi juga mempunyai tingkat keamanan yang bagus, di samping juga desain yang sangat menarik.

Untuk masuk ke emerging market, HP akan fokus memasarkan produk yang sesuai dengan kebutuhan konsumen. Untuk  produk printer misalnya,  kara Margareth, HP menawarkannya dengan harga yang dapat dijangkau (dalam artian total running cost printing), baik bagi kalangan pengusaha kecil maupun pengusaha mikro.  “HP membuat desain printer yang tipis, memungkinkan pelanggan memaksimalkan penggunaannya, dan dengan harga yang terjangkau,” tergasnya lagi.

Margareth mengklaim,  meski menawarkan harga yang terjangkau, konsumen tetap mendapatkan produk dengan realibilitas dan kualitas tinggi. Dan, produk printer yang tersedia di pasaran Indonesia adalah printer dengan fungsi tunggal maupun yang multi fungsi.

Dalam acara Global Influencer Summit 2012 yang berlangsung di Shanghai Expo, dan dihadiri oleh sekitar 500 wartawan dari berbagai negara, HP memamerkan  sekitar 80 jenis produk, baik yang sudah diluncurkan   maupun  yang akan diluncurkan di tahun ini. Untuk  produk notebook, di antaranya  ada HP ENVY Spectre XT (ultramobile premium Ultrabook™),  HP ENVY Sleekbooks dan HP ENVY  Ultrabook™ systems  --menyuguhkan paduan  style dan pengalaman hiburan,  dan HP EliteBookFolio Am9470m (sebuah Ultrabook™ bisnis yang dilengkapi dengan sistem sekuriti berlapis, kemudahan dalam pengelolaan, serta dengan keandalan yang tinggi).

Di produk printer, HP, antara lain, memperkenalkan 4 rangkaian terbaru HP LaserJet printers dan HP Scanjet yang ditujukan untuk kebutuhan bisnis dari bisnis SMB (small medium business) hingga enterprise.  Ada juga produk HP Officejet 150 Mobile All-in-One, printer mobile all-in-one yang menyasar para profesional dan pebisnis yang membutuhkan rangkaian solusi pencetakan yang ringkas dengan durabilitas tinggi, serta mampu melakukan pemindaian, pengopian ketika sedang berada dalam perjalanan/di luar kantor.

 

Produk HP lain yang dibanggakan adalah HP t410 All-in-One Smart Zero Client,menghadirkan fitur single-wire power over Ethernet, serta HP Z220 Workstations dan HP EliteBook Mobile Workstations dihadirkan dengan fitur kelas profesional.

Dengan produk yang beragam yang menyasar segmen yang lebih luas, produk HP bertekad untuk makin memperkuat posisinya di pasar, termasuk di Indonesia.  Namun, Margareth mengakui, butuh waktu untuk melakukan edukasi  konsumen di Indonesia karena Indonesia terbiasa dengan produk yang murah dengan realibilitas dan kualitas yang rendah pula.

“Kami  masih harus melakukan banyak hal,  seperti  komunikasi ke konsumen, kampanye tentang keuntungan produk HP di Indonesia,  memperdalam eksekusi di HP Store dengan melatih  tenaga penjualnya agar mereka bisa menjelaskan value propotion produk HP ke pada para pelanggan,” kata Margareth lagi.

Meski Indonesia dianggap pasar yang potensial, belum ada rencana HP untuk berinvestasi  besar-besaraan di sini. Berbeda halnya dengan di Cina, yang mana perusahaan  asal Amerika ini punya komitmen besar untuk mengembangkan produk di Cina dengan berinvestasi di bidang R&D (research & development)  dan menjadikan negeri ini sebagai salah satu basis produksinya. Sementara, di Indonesia, Margareth menjelaskan, investasi  yang dilakuan baru sebatas pada supply chain, dengan memperluas jariangan pemasaran HP melalui pembukaan gerai HP,  tidak hanya di Jakarta, tapi juga di kota-kota lainnya di Indonesia.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)