Industri Cerah, IDS Buat Program Film dan Media

Lima tahun terakhir dapat dikatakan sebagai tahun bangkitnya perfilman Indonesia. Prestasi yang diraih film The Raid di kancah perfilman international, munculnya komunitas-komunitas film, serta banyaknya kompetisi film, merupakan bukti dari mulai menggeliatnya kembali insan perfilman di Indonesia. Merlihat fakta tersebut, Internasional Design School (IDS) menangkap sebuah peluang. Sekolah yang didirikan oleh Andi S. Boediman, ini akhirnya membuka program baru.

Program baru tersebut yakni Digital Film and Media (cinematic arts and media production), sebuah program khusus yang didesain untuk melahirkan bibit-bibit baru di industri film, broadcast dan media production. Menurut Andi, pergerakan media, selain film, khususnya televisi juga semakin berkembang dilihat dari semakin banyaknya kehadiran televisi swasta serta lokal di Indonesia. Berkembangnya industri ini, tentunya juga meningkatkan kebutuhan akan sumber daya manusia.

Program yang dapat ditempuh hanya dalam waktu satu tahun ini, diklaim IDS bukan hanya mempelajari bagaimana cara menyutradai sebuah film, namun juga mempelajari semua tahapan pembuatan film mulai dari development, praproduksi, produksi, paska produksi, hingga marketing dan exhibition. Program Digital Film and Media menghadirkan tenaga pengajar yang merupakan para ahli di industri perfilman dan media, salah satunya adalah Professor Mark Freeman pengajar dari fakultas Television, Film dan New Media di San Diego University yang telah memenangkan berbagai penghargaan termasuk Gold Apple di National Educational Film and Video Festival, karyanya menjadi koleksi perpustakaan dan universitas di seluruh Amerika serta telah diputar di museum The Smithsonian Institute's National Museum of Natural History dan the American Museum of Natural History dam Museum of Modern Art (NY). Pengajar lain yang berasal dari industri juga akan bersama-sama Professor Mark Freeman mengembangkan kemampuan para peserta program.

“Hadirnya program baru Digital Film and Media(cinematic arts and media production) tentunya diharapkan dapat memperkarya sumber daya manusia Indonesia yang bergerak di industri kreatif dan dapat memajukan perekonomian Indonesia. Untuk mengawali ini, IDS akan mengadakan workshop film,” terang Andi. (EVA)

 

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)