Ini Resep Eiger Kuasai Pasar

Peralatan outdoor merek Eiger masih yang paling banyak diburu sejak berdiri tahun 1990 silam. Apa rahasianya? Business Development Manager PT Eigerindo Multi Produk Industri (Eiger), Faiz Fashridjal, mengatakan, pertama perseroan memastikan merek, produk, dan distibusinya kuat.

Merek akan kuat bila dekat dengan konsumen. Dengan begitu, perusahaan tahu apa yang benar-benar dibutuhkan oleh pelanggan. Solusi inilah yang menjadi ladang bisnis. Eiger juga membina hubungan baik dengan komunitas untuk aktivitas outdoor, seperti Mapala, Wanadri, dan komunitas lainnya.

“Setiap tahun, kami membantu ratusan proposal dari para komunitas outdoor activity. Dukungan bisa lewat materi, produk, atau mengirimkan tim ahli yang ada di EAST (Eiger Adventure Services Team),” katanya.

Dengan demikian, brand Eiger akan hadir bersama kegiatan yang digalan komunitas pecinta outdoor activity. Dari sisi branding, dia yakin langkah ini akan tetap sasaran. Kedua, adalah perseroan juga memiliki model bisnis yang terukur (scaleable) di Indonesia.

Sejauh ini, sudah ada sekitar 800-an tawaran untuk semifranchise. Jika dulu, Eiger memiliki distribusi sendiri dan distributo, maka seiring tingkat penjualan yang meyakinkan, banyak distributor yang mengajukan tawaran memiliki Eigor Store sendiri.

Eiger ronny Ronny Lukito, Pendiri Eiger

Rahasia sukses yang kedua adalah resep Ronny Lukito, sang pendiri Eiger, termasuk Export, dan Bodypack, yakni KISS, yakni kreatif, inovatif, solutif, dan saleable. Tanpa kreativitas, inovasi, dan solusi, pelanggan lama-kelamaan akan bosan. Dengan adanya nilai lebih baru plus menjadi solusi terbaik untuk pelanggan, tak heran produk Eiger terus diburu.

“Contoh, tas hiking dibikinkan kantong untuk botol minum sebanyak tiga kantong. Ngapain? Orang hanya butuh dua maksimal karena orang naik gunung kalau bisa bawa barang yang paling minim jumlah dan bobotnya,” kata Faiz.

Pentingnya menghadirkan solusi untuk konsumen juga salah satu resep sukses Eiger. Solusi ini tentu disesuaikan dengan segmen usia konsumen. Namun, solusi ini tak mengorbankan kualitas. Seperti moto sang pendiri, Ronny Lukito, tak ada kompromi untuk kualitas.

Perseroan juga mempertimbangkan manfaat fungsional dengan emosional. Dari segi fungsional, Eiger menawarkan fungsi yang tepat sesuai jenis tas. Misalnya, tas untuk naik gunung jelas berbeda dengan tas sekolah atau peralatan digital.

Riset dilakukan untuk mencari apa saja kebutuhan para pecinta alam yang harus dibawa dalam tasnya. Desain juga menawarkan teknologi mutakhir seperti sistem air flow agar punggung tidak mudah berkeringat. Dari sisi emosional, Eiger memiliki desain trendy yang disukai anak-anak muda.

“Kami bersyukur, anak-anak muda sekarang mengisi liburan dengan main ke gunung. Aktivitas outdoor seperti tracking, climbing, camping, dan lainnya masih menjadi tren di Indonesia setelah sebelumnya didominasi orang-orang Eropa dan Amerika,” katanya. (Reportase: Arie Liliyah)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)