Jurus Datsun Menggaet Pembeli Mobil Pertama

Di tengah ketatnya persaingan  dan pasar mobil yang stagnan, Datsun berupaya bertahan dengan memperkuat network, finansial dan edukasi mengenai produknya. "Kami berharap Nissan Financial Indonesia men-support program-program leasing yang menarik untuk consumer selain network tentunya. Saya melihat biarpun Datsun sudah satu tahun di Indonesia, masih banyak yang belum mengenal,” ujar Indriani Hadiwijaja, Head of Datsun Indonesia saat ditemui di acara ulang tahun pertama Datsun di JiExpo Kemayoran.

IMG_20150509_103454

Mobil asal Jepang ini masuk ke Indonesia sejak tahun 2013 dan memiliki dua pabrik di Indonesia. Tahun 2014 Datsun meluncurkan dua merek mobil yaitu Datsun GO+Panca MPv di bulan Mei dan Datsun Go Panca Hatchback di September 2014.

Kedua mobil ini terjual 23.700 unit di seluruh Indonesia dengan segment share mencapai 17% di Indonesia. Penjualan ini dicapai dalam waktu 10 bulan, dengan jumlah 104 oultet di seluruh Indonesia. Hal ini semakin menambah kepercayaan Datsun bahwa mereka cukup diterima di pasar yang tengah stagnan.

“Mungkin karena lebih banyak kompetisi yang kuat dari segmen di atas LCGC. Adanya diskon dari segmen-segmen di atasnya juga memengaruhi investasi konsumen terhadap LCGC. Namun konsumen sebenarnya melihat bahwa produk kami cukup kompetitif. Begitu juga dengan harga  dengan menerapkan one price policy ini.  Konsumen tentunya menyadari bahwa kami memberikan produk dan layanan kualitas,” lanjutnya lagi.

Pada awal launching, Datsun menargetkan penjualan hingga 40.000 unit dengan harapan mencapai market share 20%. Meskipun begitu, target pasar Datsun bukanlah target market pasar mobil balap melaikan orang-orang yang baru pertama kali membeli mobil.

”Mobil balap itu kan hanya strategi marketing kami. Brand kami sendiri kuat di branding accessible dan modern, selain itu mobil kami harga terjangkau, dari awal memang accessible yang kami incar. Target pasar kami sebenarnya pembeli mobil pertama yaitu orang-orang yang baru pertama kali membeli mobil," dia menguraikan.

Oleh karena itu, Datsun pun berharap bisa lebih berkembang pada tahun depan.”Sebelum ada LCGC market Indonesia atau orang Indonesia yang mampu membeli mobil itu hanya ada 8%. Adanya LCGC membuat 92% menjadi pasar yang amat potensial. Jangan segitu, let’s say 30% lah dari 200 juta penduduk, itu sudah banyak sekali. Dengan adanya LCGC kami berharap mampu mendapat pasar yang lebi besar lagi," jelasnya.

Target penjualan pun digenjot hingga 40.000 per unit mulai dari April hingga Maret 2016 nanti. Hal ini dikarenakan Datsun merupakan pemegang fiskal. Penjualan Go Plus yang mencapai 70% dari total penjualan , Datsun berencana untuk mengadakan produk refreshment dengan adanya penambahan-penambahan fitur. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)