Jurus Paramount Dongkrak Penjualan di Atlanta dan Boston Village

Rumah contoh Atalnta Village

Strategi penjualan konvensional kini secara berangsung mulai ditinggalkan oleh Paramount Land. Developer yang bermarkas di Gading Serpong, Tangerang Selatan ini, akhir-akhir ini lebih mengikuti selera pasar properti yang terus berubah. “Jika selera pasar saat ini lebih suka customer experience ya kami akan ikuti dengan mengadakan acara-acara block party seperti ini,” kata Andreas Nawaxi, Direktur Pengelola Paramount Land di Gading Serpong (29/7/2018).

Melalui program block party, pengunjung akan merasakan langsung suasana rumah, kompleks dan lingkungan rumah yang dipasarkan. Dengan demikian, pengunjung bisa melihat langsung bentuk bangunan rumah, kualitas bangunan dan atmosfer rumah yang dilirik. Jika cocok, maka pengunjung dapat melakukan transaksi saat itu juga di lokasi dengan membayar tanda uang jadi.

“Kenyataannya akhir-akhir penjualan cara block party lebih efektif untuk mendongkrak penjualan daripada harus beriklan cara lama misalnya gambar rumah lewat brosur atau iklan cetak dan online. Tapi, untuk pemasangan billboard masih ada di beberapa lokasi,” ucapnya sembari mengatakan sejatinya, klaster-klaster yang kini dipasarkan adalah produk-produk lama yang dikemas ulang dalam strategi promosi. Untuk itu, unit-unit yang dijual juga terbatas. “Contohnya untuk unit Atlantan Village sekitar 25 unit dan Boston Village tidak sampai 100 unit,” jelasnya lagi.

Hingga akhir tahun 2018, Paramount menargetkan penjualan Rp3 triliun. Namun, di kuartal I tahun 2018 ini baru membukukan transaksi Rp1 triliun. “Untuk mengejar target penjualan yang kurang Rp2 triliun ini mudah-mudahan bisa dikejar dengan program marketing block party,” jelasnya. Tidak menutup kemungkinan, nantinya acara block party akan digelar di 10 titik klaster-klaster lama atau baru milik Paramount Land.

Lingkungan di kawasan klaster Atlanta Village

Ya, hari Minggu (29/7/2018) Paramount kembali mengadakan acara block party di klaster Atlanta Village dan Boston Village,Gading Serpong. Sebenarnya acara inii dimulai sejak 14 Juli – Agustus 2018, mengundang warga Kota Gading Serpong dan sekitarnya, masyarakat luas, termasuk calon konsumen untuk melihat langsung suasana residensial dan komersial yang telah dikembangkan, lingkungan dan landscape, dengan fasiitas kota yang lengkap.

Seperti yang telah dilakukan sebelumnya yaitu block party di Latigo Village dan Menteng Village, acara ini kembali dilaksanakan pada Juli 2018 (14-15 Juli 2018 dan 28-29 Juli 2018), untuk memberikan kesempatan yang luas kepada konsumen dan masyarakat untuk melihat dan merasakan secara langsung suasana kota Gading Serpong, fasilitas kota dan klaster-klaster yang dibangun oleh Paramount sambil berkumpul santai bersama keluarga.

Beragam kegiatan dihadirkan selama kegiatan ini diantaranya, sajian kuliner khas Nusantara dan fun activities, doorprize dan jazz live performance. Untuk kemudahan konsumen melihat show unit selama acara berlangsung, kami menyediakan city tour (shuttle bus) dari Atlanta Village menuju Boston Village.

Desain Atlanta Village dengan ukuran denah L8 (LB 82/LT 80 m2) dengan harga mulai Rp 1,5 miliar (termasuk PPN) per unit. Sedangkan untuk Boston Village tersedia pilihan ukuran mulai L6 (LB 67 m2/ LT 72 m2) dan L7 (LB 78 m2/ LT 84 m2), dengan harga yang menarik yaitu mulai Rp 1,27 miliar (termasuk PPN) per unit.

“Kami memberikan berbagai promo menarik bagi calon pembeli dan kemudahan kepemilikan unit rumah dengan cara cicilan installment atau KPR melalui bank. Pada kesempatan ini kami juga ingin memperkenalkan fasilitas 3D virtual properti Paramount Land untuk mempermudah konsumen dan masyarakat yang memiliki waktu terbatas untuk melihat langsung ke lokasi show unit,” jelasnya. Fasilitas 3D virtual properti unit Paramount Land ini dapat diakses hanya melalui laptop/handphone ataupun perangkat virtual.

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)