Jutaan Orang Unduh Aplikasi My Blue Bird

Aplikasi My Blue Bird keluaran PT Blue Bird Tbk (BIRD) ternyata mendapat sambutan meriah dari para pelanggan setianya. Total sudah lebih dari 1 juta orang yang telah mengunduh aplikasi tersebut. Memesan taksi kini semudah menggerakkan jari di smartphone favorit. “Rata-rata sebulan ada lebih dari 10 ribu orang yang men-download,” kata Head Of Public Reliation Blue Bird, Teguh Wijayanto.

Itulah kenapa perusahaan taksi karya anak negeri yang melantai di Bursa Efek Indonesia tahun 2014 ini terus mengembangkan aplikasi tersebut agar lebih mudah digunakan (user friendly). Dengan begitu, para pelanggan akan lebih nyaman menggunakannya untuk memesan taksi bahkan dari tempat tidurnya sendiri. “Ini semua adalah komitmen kami memberikan standar layanan yang aman, nyaman, mudah, dan personalized,” katanya.

Jumlah kota yang menawarkan layanan pemesanan taksi lewat aplikasi ini juga terus ditambah. Bandung menjadi kota keenam setelah sebelumnya layanan pemesanan taksi lewat aplikasi My Blue Bird ini hadir di Jabodetabek, Bali, Surabaya, Medan, Semarang.

“Tahun depan, rencana pengembangan tentu ada. Tapi, belum bisa saya sampaikan. Sebelum itu kami harus lebih dulu menyiapkan armada yang memadai agar layanan tak mengecewakan,” katanya.

bos blue bird

Meski begitu, lanjut dia, jumlah pemesanan taksi lewat aplikasi ini masih kecil. Yakni sekitar 30% dari total pemesanan via call center. Selain dua kanal tersebut, pelanggan juga bisa memanfaatkan layanan taksi “biru” dengan mengunjungi outlet-outlet Blue Bird di mal-mal dan pusat keramaian lainnya.

“Perilaku orang beda-beda. Masih banyak pelanggan yang lebih suka memesan via telepon. Mereka merasa lebih percaya aja jika mendengar suara orang,” kata Teguh.

Aplikasi My Blue Bird sudah dapat diunduh di App World, Playstore, dan iOS. Melalui sistem pemesanan online ini, masyarakat akan lebih mudah mendapatkan layanan taksi Blue Bird. Aplikasi ini juga dilengkapi beberapa fitur canggih, seperti panduan alamat, peta lokasi, nama pengemudi, dan nomor lambung taksi yang akan dijemput.

Hingga September 2015, pendapatan konsolidasi Blue Bird tumbuh sekitar 17% menjadi sekitar Rp 4,04 triliun di kuartal III-2015. Kontribusi pendapatan dari taksi (reguler dan eksekutif), sewa mobil dan Limosin, dan bus masing-masing mencapai sekitar 87,4%, 8,5%, dan 4,1% dari total pendapatan konsolidasi.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)