Di Balik Kesuksesan Yahoo Merajai Iklan Digital Indonesia

Sudah hampir setahun Roy Arnold Simangunsong mengambil peran di Yahoo! Indonesia sebagai Country Ambasador and Sales Director. Selama kepemimpinannya, Yahoo! telah berhasil mengembangkan iklan-iklan digital yang sangat kreatif.

 

 

 

 

 

 

 

Bahkan pria yang sudah berpengalaman di bidangnya selama lebih dari 20 tahun ini mengklaim bahwa Yahoo! adalah benchmark dan trend setter periklanan digital di Indonesia.

"Pengiklan kami semuanya tumbuh di atas rata-rata industri, sebut saja Telkomsel, XL, Indosat, Axis, CIMB Niaga, Nokia, Acer, HTC, Microsoft, Unilever, Nestle, Coca Cola,, Garuda Indonesia, Bank Mandiri, KFC, dll," ujar pria kelahiran 6 Juni 1973 ini.

Seberapa kreatif iklan-iklan digital yang ditawarkan Roy? Menurut pria berkacamata ini iklan di Yahoo! dibuat lebih hidup, tidak statis."Kami menciptakan nilai tambah untuk para pengiklan dengan menghubungkan mereka dengan audiens yang membentuk bisnis mereka," kata mantan petinggi IBM dan Microsoft ini.

Meski Yahoo! menekankan iklan yang lebih hidup, bahkan beberapa dituangkan ke dalam bentuk konten video, Roy tetap memberi batasan yang jelas bahwa iklan tersebut harus membuat user senang, jangan sampai mengganggu aktivitas user di Yahoo!.

"User yang senang maka akan membuat pengiklan senang," ujar pria yang gemar mengoleksi alat musik bass, perlengkapan air softgun dan buku digital ini.

Selain membidik perusahaan-perusahaan besar sebagai pengiklan, Roy juga terus mendorong segmen small medium enterprise (SME). Sebab belanja iklan dibanding tahun lalu cenderung melambat, khusus untuk iklan di digital pertumbuhannya 30%-35% dimana porsi terbesar masih disumbang oleh global company.

"Karenanya Yahoo! terus menyasar brand, terutama SME, sudah ada JNE dan Bina Nusantara," ujar pria yang sempat bekerja di garuda Indonesia sebagai maintenance supervisor ini.

Lulusan Teknik Mesin dari  Institut Sains dan teknologi Nasional (ISTN) dan Magister Manajemen Univesitas Indonesia (UI) ini mengaku sangat senang bisa membawa Yahoo! Indonesia menjadi perusahaan nomor satu dalam iklan digitalnya."Saya ingin ketika orang bicara tentang iklan digital, maka yang mereka langsung ingat adalah Yahoo!."

Dalam menggapai keinginannnya tersebut, Roy mengaku mendapat kendala. Menurutnya di Indonesia masih kekurangan sumber daya manusia (SDM) yang ahli di bidang periklanan digital.

"Yang kreatif banyak, yang bisa buat iklan banyak, tapi orang yang kreatif dan ahli iklan digital masih langka. Inilah yang menjadi tantangan selama ini di yahoo!. Indonesia masih kekurangan sumber daya manusia yang menguasai iklan digital," ujar Roy. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)