Kratingdaeng Sasar Anak Muda Lewat "Dance"

Konsumen minuman berenergi biasanya merujuk kepada para pekerja keras. Namun kini, produk minuman berenergi asal Thailand, Kratingdaeng, ingin memperluas segmen konsumen dengan mulai menyasar anak muda. Salah satu cara mengenalkan produk minuman Kratingdaeng kepada kaum muda adalah melalui ajang perlombaan menari (dance).

"Ya, ini (Kratingdaeng Power Dance) yang pertama kali. Kita selama dua tahun ini sedang menyasar anak muda," sebut Davin Thomas Lai, Marketing Manager PT AsiaSejahtera Perdana Pharmaceutical, kepada SWA Online, di kawasan pabrik Kratingdaeng, Sukabumi, Jumat (19/10/2012).

Davin berujar, kebanyakan orang berpandangan bahwa minuman energi adalah minuman yang dikonsumsi para pekerja keras. Padahal, menurut dia, minuman ini juga layak diminum oleh kaum muda. Memperluas pangsa pasar ke kaum ini juga merupakan salah satu upaya memperkuat posisi dalam peta persaingan minuman berenergi.

Berdasarkan data penjualan perusahaan, lanjut dia, Kratingdaeng telah dikonsumsi oleh remaja mulai dari usia 12 tahun ke atas. Ia menyebutkan, konsumen muda menyumbang sekitar 17 persen terhadap total penjualan Kratingdaeng. Dalam lima tahun ke depan, produsen menginginkan kaum muda bisa menyumbang penjualan hingga 50 persen. Salah satu cara mencapai itu adalah dengan promosi melalui ajang perlombaan tari.

Tahun lalu, Kratingdaeng telah menyelenggarakan ajang perlombaan tari di sejumlah kota. Ajang serupa kini kembali diadakan yaitu Kratingdaeng Power Dance. Davin mengaku, tarian sengaja dipilih perusahaan karena sesuai dengan karakter Kratingdaeng yang dinamis dan modern. "Kalau bola, funbike, sudah umum. Yang mau kita tonjolkan action," tambah dia.

Dalam menyelenggarakan ajang yang finalnya akan berlangsung Sabtu (20/10/2012) di Jakarta ini, Kratingdaeng tidak hanya sekadar melakukan promosi melalui media cetak ataupun radio. Produsen yang mempunyai lima pabrik di seluruh dunia ini pun berusaha mendekati komunitas para penari di lima kota yakni Surabaya, Bandung, Jakarta, Yogyakarta, dan Semarang, secara langsung. "Kita main ke komunitasnya para dancer," tutur Davin.

Ia menegaskan, Kratingdaeng akan melakukan promosi dan inovasi produk ke kaum muda. Promosi akan dilakukan mulai dari Pulau Jawa. "Dimulai dari Pulau Jawa dulu baru di luar Pulau Jawa. Ya bertahap. Ini sebagai bagian dari brand activation," tandas Davin. (Ester Meryana)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)