LG Kian Merajai Pasar Consumer Electronics di Indonesia

Tahun ini untuk keenam kalinya PT LG Electronics Indonesia (LGEIN) mengukuhkan diri sebagai pemimpin pasar elektronik di Indonesia. Ini dibuktikan dengan diperolehnya 11 penghargaan untuk produk elektronik berdasarkan hasil riset Growth from Knowladge (GfK) –salah satu perusahaan riset produk elektronik terbesar di dunia- yang melakukan riset rutin terhadap pasar produk elektronik di Indonesia. Bahkan, untuk katagori TV, LG berhasil menyapu bersih penghargaan bergengsi dari GfK baik untuk TV panel layar datar (flat panel display) baik untuk LCD TV (29%), Plasma TV (43%) dan LED TV (34%). Sedangkan untuk katagori CRT TV (TV Tabung) marketsharenya sekitar 34% sepanjang tahun 2011.

Menurut Kim Weon Dae, Presdir LGEIN, tahun lalu omset LG mencapai Rp 8 triliun, maka hingga akhir tahun ini ditargetkan sekitar Rp 10 triliun. “Tahun ini kami menargetkan peningkatan penjualan pasar domestic sekitar 25%, khususnya untuk produk consumer electronics dan information technology. Sedangkan penjualan untuk pasar ekspor nilainya sekitar US$ 2,2 miliar,” ujar Kim.

Berdasarkan data dari GfK, saat ini LG menguasai menguasai sekitar 28% pangsa pasar untuk seluruh unit produk consumer electronics dan information technology. Tahun ini dominasi LG terlihat pada produk home appliances khususnya yang menguasai pangsa pasar di Indonesia seperti produk lemari es (28%), mesin cuci (21%) dan AC (30%). Sebenarnya tidak hanya itu, beberapa produk lain cukup mendominasi di kelasnya masing-masing misalnya DVD Player (18%), Blu Ray Player (54%), Home Theather system (42%) berdasarkan hasil penjualan tahun lalu. Selain itu untuk katagori produk IT dimana LCD Monitor meraih pangsa pasar sekitar 36% dari total market LCD Monitor di Indonesia.

Kim menambahkan,dibanding tahun 2010, tahun lalu beberapa produk yang mengalami pertumbuhan fantastis berdasarkan unit yang dijual. LED TV pertumbuhannya sekitar 953%, LCD TV sekitar 116%, Plasma TV sekitar 110%, dan Blu Ray mencapai 500%. Sehingga kontribusi dari produk home entertainment (55%), home appliances (30%) dan pendingin ruangan/AC (15%). “Ketiga katagori produk ini menjadi andalan pertumbuhan LG bagi pasar Indonesia,” tambah Kim.

Untuk mempertahankan posisinya di Indonesia, produsen elektronik asal Korea Selatan terus berinovasi untuk memperkenalkan seri terbaru seperti LG Cinema 3D Smart TV, bahkan akan merlisi 3D TV berdimensi layar 84 inchi untuk pasar Indonesia pada tahun 2012. Tidak berhenti hanya disitu LG juga akan memboyong masuknya TV berteknologi layar Organic Light Emitting Diode (OLED) ukuran 55 inch.

LG, e;ectronicsDiakui Kim, meskipun GfK memprediksi total pasar elektronik di Indonesia sekitar Rp 30 triliun atau mengalami pertumbuhan penjualan sebesar 13% dibanding tahun lalu. Apalagi dengan kenaikan GDP sekitar 7% dan tingkat inflasi melandai menjadi 4.5% berbanding 5.7% di tahun sebelumnya, membuat LG kian optimis mematok pertumbuhan penjualan (25%) di atas prosentase pertumbuhan pasar elektronik di Indonesia.

Untuk mencapai target tersebut menurut Kim,tahun ini LG akan melakukan berbagai langkah strategis yaitu mengembangkan distribusi. Bila tahun lalu ada 24 cabang kantor pemasaran, maka tahun ini akan membuka di Balikpapan dan Kendari, bahkan tidak menutup kemungkinan menjajaki Ambon dan Lombok. Selain itu juga terus melakukan investasi untuk memperkuat brand, dimana anggarannya sekitar 4% dari total penjualan di Indonesia dan memperkuat layanan purna jual. Saat ini ada sekitar 65 direct service center dan 200 authorized service center yang tersebar di Indonesia. “Penambahan kantor cabang pemasaran dan layanan purna jual, sebagai upaya LG untuk lebih mendekatkan diri pada konsumen. “Ini salah satu kunci utama bagi kami untuk mencapai target besar LG di tahun,” ujar Kim.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)