Liga Louhan Indonesia 2019 Berhadiah Puluhan Juta

Untuk mewadahi pecinta Louhan dan meningkatkan jumlah komunitas, Perhimpunan Pecinta Louhan Indonesia (P2LI), mengadakan Liga Louhan Indonesia 2019 dengan hadiah hingga Rp80 juta. Jumlah peserta mencapai 425 fari Indonesia, Malaysia, dan Singapura.

Liga Louhan Indonesia 2019 akan berlangsung selama setahun penuh di Season City Mall, Jakarta Barat sebanyak 5 kali dan diikuti oleh 9 tim nasional yang anggotanya berasal dari seluruh penjuru Indonesia. Sembilan tim tersebut adalah Aries, Diezel, Infinity, JLM Reborn, Revolution, Sumatra, STRP, UKMdotCom, dan Villa.

“Di awal tahun 2019, kontes Louhan ini adalah yang pertama kalinya. Tapi, tahun sebelumnya kami juga pernah mengadakan Liga Louhan Indonesia,” ujar Jonlie Sarpin, Ketua II P2LI.

Menurut Jonlie, P2LI adalah induk organisasi Louhan Indonesia yang sudah ada sejak tahun 2004 hingga saat ini. Walaupun hobi pelihara Louhan sempat terpuruk di tahun-tahun lalu, tetapi melalui kerja keras para pendahulu P2Ll akhirnya Louhan Indonesia kembali bangkit mulai tahun 2018 dan tahun 2019 makin marak.

Di bawah P2LI bernaung 30 lebih Dewan Pimpinan Cabang yang tersebar di seluruh Indonesia dan beberapa tim liga. Setiap tahun, P2LI menyelengarakan kontes Louhan dengan konsep liga dan berskala nasional. Sama seperti sepak bola, di dalam satu musim kompetisi liga diikuti oleh beberapa tim yang beranggotakan beberapa daerah di seluruh Indonesia.

“Sistem penjurian P2LI merupakan satu-satunya sistem penjurian terbaik karena sangat detail dan tersistem dengan baik. Sehingga tidak memberikan kesempatan para juri untuk memberikan penilaian yang subyektif,” jelas Jonline mengklaim. Oleh karena itu, saat ini sistem penjurian P2LI mulai digunakan oleh beberapa negara tetangga seperti Malaysia, Singapura, Brunei, dan Amerika pun sedang dalam tahap penjajakan untuk menerapkan.

Saat ini, di kontes yang sedang berlangsung di Season City Mall tersedia 450 aquarium dengan jumlah peserta sebanyak 425 ekor. Jumlah ini merupakan terbesar di Indonesia, bahkan di dunia untuk perhelatan kompetisi ikan Louhan. Targetnya, P2Ll akan menambahkan jumlah aquarium menjadi 600 sampai dengan akhir tahun 2019 dengan melihat animo yang semakin meningkat.

Ada 17 kelas yang diperlombakan pada Liga Louhan Indonesia, yaitu Cencu A, B, C dan D (4 kelas dalam 1 kategori), Ching Hwa A, B, C dan D (4 kelas dalam 1 kategori ), Free Marking A, B, C dan D (4 kelas dalam 1 kategori), Golden Base A dan B (2 kelas dalam 1 kategori), Klasik A dan B (2 kelas dalam 1 kategori), dan Bonsai (All Size).

Jonlie mengungkapkan, harga ikan Louhan perlahan-lahan semakin meningkat di kalangan pecinta n, terutama untuk kualitas kontes nasional terakhir. Grand Champion di 3 negara yang berbeda dengan 1 sistem penjurian yang sama adalah ikan hasil ternakan dari Indonesia. Sekarang sudah dibeli oleh orang Amerika dengan harga yang fantastis, yaitu US$1.500.

Semua ikan yang berlaga di Liga Louhan Indonesia 2019 saat ini hampir 80% merupakan ternakan lokal Indonesia. Sisanya dari Thailand, Singapura, dan Malaysia.

P2LI berharap melalui hobi ini dapat mengangkat UKM di sekitar Season City Mall maupun di beberapa daerah. Mengingat pada saat Louhan sedang booming. Alhasil, banyak orang menjual ikan Louhan, pakan Louhan, aquarium Louhan, rak aquarium Louhan dan banyak lagi.

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)