Manulife Targetkan Penambahan 600 Ribu Polis Aktif

Gejolak ekonomi pada pertengahan tahun 2013 yang sempat mengkhawatirkan ternyata tidak menganggu kinerja Manulife Indonesia. Tahun lalu, Manulife justru berhasil mencatat kinerja tahunan terbaik yang didorong oleh penjualan pada kuartal terakhir tahun 2013.

Manulife

Secara keselruhan, pertumbuhan jalur distribusi bancassurance naik sebesar 67,6% pada Annualized Premium Equivalent (APE) atau sebesar Rp 513 miliar dibandingkan tahun sebelumnya. Selain itu, melalui program dana pensiun, jalur distribusi Employee Benefit Manulife Indonesia melayani kurang lebih 1.000 perusahaan dengan jumlah 322 ribu karyawan.

Sementara itu, total premi bisnis baru Manulife Indonesia meningkat 4% menjadi Rp14,8 triliun pada akhir tahun 2013. Hal tersebut dipengaruhi premi bisnis baru untuk semua lini bisnis yang tumbuh 17% menjadi Rp 2,8 triliun. Dana kelolaan seluruh lini bisnis pun mengalami peningkatan sebesar 3% dari Rp 43,2 triliun menjadi Rp 44,7 triliun. Lebih lanjut, menurut pemaparan kinerja pada Senin (12/05), saat ini jumlah polis aktif sebesar 1,9 juta.

Chris Bendl, CEO dan Presiden Direktur Manulife Indonesia, mengakui, pencapaian yang diraih pada 2013 lalu tidak lepas dari kemitraan yang telah dibangun perusahaannya dengan 11 bank, termasuk kemitraan strategis dengan Bank Danamon. “Kemitraan kami dengan Bank Danamon melampaui harapan dan memperluas jangkauan distribusi kami,” ujarnya. Dengan kemitraan tersebut, produk-produk Manulife ditawarkan di lebih dari 1000 cabang.

Selain membangun kemitraan dengan bank, upaya yang dilakukan Manulife Indonesia  dengan memperkuat dan membangun tenaga penjual yang profesional. “Kami sedang memperkuat kembali tim agency kami dngan fokus pada Growth with Quality, sambil tetap memegang standard profesionalise inggi,” papar Nelly Husnayati, VP dan Chief Agency Officer Manulife Indonesia. Dengan membangun tim agency, Manulife berhasil membangun agen yang persisten.

Penetrasi produk asuransi yang masih rendah di Indonesia sehingga pasarnya masih besar dan dengan persistensi agen sebesar 86%, Manulife Indonesia optimis bisnisnya dapat terus bertumbuh. Dalam dua tahun ke depan, Manulife Indonesia menargetkan mampu menambah 400-600 ribu polis aktif. Hal akan tersebut akan dicapai dengan menyasar target keluarga muda kelas menengah maupun yang lebih mapan, serta kalangan bisnis dan orang-orang yang akan menghadapi pensiun. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)