Mercedes-Benz Indonesia Rakit ML 350 4MATIC di Bogor

Mobil Mercedes-Benz seri M-Class ternyata kian digemari, bahkan telah menjadi ikon kendaraan Sport Utility Vehicle (SUV) premium kelas dunia. Pada Juni lalu, Mercedes-Benz Indonesia pun telah meluncurkan seri ML 350 4MATIC. Kendaraan baru ini dirakit di pabrik Mercedes-Benz, di Wanaherang, Bogor.

Acara peresmian produksi pertama M-Class, di Bogor, Rabu (21/11/2012).

"Tahun ini merupakan tahun yang baik bagi pertumbuhan Mercedes-Benz di Indonesia. Setelah meluncurkan ML 350 4MATIC pada pertengahan tahun ini, kami segera memutuskan untuk merakit secara lokal seri M-Class dengan detil dan kualitas sempurna," ujar Dr Claus Weidner, Presiden dan CEO PT Mercedes-Benz Indonesia, dalam acara peresmian produksi pertama M-Class, di Bogor, Rabu (21/11/2012).

Turut hadir dalam acara ini, Ingbert Grombach, Technical Director Mercedes-Benz Indonesia, Budi Darmadi, Dirjen Industri Unggul Berbasis Teknologi Tinggi Kementerian Perindustrian, Edy Putra Irawady Deputi Menko Bidang Industri dan Perdagangan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, dan Ahmad Kurniadi, Deputy Chairman of Investment Cooperation BKPM.

Perakitan lokal kendaraan oleh Mercedes-Benz Indonesia sebenarnya telah dilakukan sejak tahun 1978. Namun, fokusnya masih ke kendaraan komersial. Baru pada tahun 1987, perusahaan yang berbasis di Jerman ini merakit kendaraan kategori passanger cars. Tepatnya kendaraan C, E, dan S-Class.

Proses produksi ML 350 4MATIC, di Pabrik Mercedes-Benz Indonesia, Wanaherang, Bogor.

Kini, perusahaan merakit kendaraan seri ML 350 4MATIC di Indonesia. Perusahaan berdalih ini sebagai bukti dari komitmen Mercedes-Benz Indonesia untuk mengembangkan industri kendaraan bermotor kelas atas. Juga sebagai bukti keseriusan perusahaan menggarap segmen SUV premium.

Proses produksi ML 350 4MATIC, di Pabrik Mercedes-Benz Indonesia, Wanaherang, Bogor.

Sekalipun diproduksi di Indonesia, pihak Mercedes-Benz mengklaim bahwa kendaraan seri tersebut tetap memiliki kualitas terbaik. Dalam memproduksi kendaraan ML 350, para ahli dari Jerman dan Amerika Serikat pun memberikan bantuan. Mereka membantu dalam memberikan pelatihan untuk proses perakitan dan persyaratan mutu dengan standar tertinggi. "Infrastruktur pun kami bangun dengan jalur produksi dan teknologi baru," tambah Weidner.

Untuk diketahui saja, ML 350 4MATIC BlueEFFICIENCY telah menggunakan mesin bensin dengan sistem injeksi langsung. Mesin kendaraan mewah ini berkapasitas 3.0-liter V6. Disebutkan bahwa kendaraan ini telah memenuhi standar uji emisi tingggi dengan standar EU5. Bahkan ML 350 mampu mengurangi konsumsi bahan bakar dengan signifikan ketimbang seri M-Class sebelumnya.

Dr Claus Weidner, Presiden dan CEO PT Mercedes-Benz Indonesia (kanan) dan Budi Darmadi, Dirjen Industri Unggul Berbasis Teknologi Tinggi Kementerian Perindustrian (kiri)

Akan tetapi, karena baru, kendaraan ini belum menggunakan komponen lokal. Mercedes-Benz Indonesia lebih banyak menggunakan komponen lokal di kendaraan komersial. Kendaraan komersial menggunakan komponen lokal dengan porsi 25 persen.

Proses produksi ML 350 4MATIC, di Wanaherang, Bogor

Hingga akhir tahun ini, ML 350 ditargetkan akan diproduksi hingga 30 unit. Dan akan dirilis pada awal tahun 2013. "Perakitan lokal untuk ML 350 membuktikan sekali lagi bahwa Indonesia merupakan pasar yang potensial bagi Mercedes-Benz," tandas Weidner. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)