Merek Lokal Sulit Mendunia, Ini Sebabnya

Merek Honda dan Toyota telah mendunia setelah lebih dulu menguasai pasar otomotif di Jepang. Produk elektronik Samsung sudah diterima di Amerika Serikat setelah menjadi nomor satu di Korea. Lalu, bagaimana dengan merek asli Indonesia?

Istijanto Oei, Pengamat Pemasaran dari Prasetiya Mulya Business School mengatakan, merek lokal Indonesia punya beberapa kelemahan yang membuatnya sulit mendunia. Pertama, brand awareness secara global masih rendah. Harus diakui, merek-merek asing misalnya Goodyear lahir pada tahun 1896. Banyak merek asing seperti dari AS yang lahir di awal tahun 1900-an.

“Di Indonesia, merek baru banyak yang lahir setelah kondisi politik dan ekonomi stabil. Kita bisa bayangkan pada tahun 1945 baru merdeka sehingga masih sibuk dengan urusan politik,” katanya.

Kedua, manajemen merek juga masih banyak yang bersifat kekeluargaan. Sehingga, tak pernah sedikitpun terlintas untuk berkiprah di kancah dunia. Banyak pemain kita lebih suka “Calcal” (Think Local Act Local), bukan “Glocal” yang menjadi filosofi merek-merek dunia (Think Global Act Local).

Saat ini, merek lokal harus berubah untuk Glocal dengan dukungan teknologi internet yang bisa membuat merek merambah dunia. Merek lokal di Indonesia sebenarnya punya banyak keunggulan seperti pembuatan yang handmade.

“Jadi merek-merek fashion kita dapat mencari positioning sebagai merek yang mengedepankan kreatifitas dan dengan sentuhan tangan manusia (handmade) yang kuat,” ujarnya.

Pengamat Pemasaran Prasetiya Mulya Business School, Istijanto Oei Pengamat Pemasaran Prasetiya Mulya Business School, Istijanto Oei

Pages: 1 2

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)