Oli TOP 1 Makin Agresif Garap Pasar Asia Pasifik

Heri Djohan, Presiden Direktur PT Topindo Atlas Asia, menuturkan bahwa produk pelumas asal Amerika Serikat, TOP 1, akan terus menyasar pasar-pasar di kawasan Asia-Pasifik. Sejauh ini, sejumlah negara besar di kawasan Asia, yakni China dan India, sudah dimasuki oleh TOP 1.

“Ya oli kami dari Amerika sudah masuk ke China dengan Huo Group,” terang Heri kepada SWA Online, di sela-sela acara Indonesia Middle-Class Brand Forum & Awarding Ceremony, yang dilangsungkan di Jakarta, akhir bulan Februari.

Heri Djohan, Presiden Direktur PT Topindo Atlas Asia

Ketertarikan perusahaan asal China, Huo Group, untuk memboyong produk oli TOP 1 ke  negerinya bermula dari kehadirannya di sebuah pameran di Amerika Serikat. Kemitraan strategis pun terjalin antara perusahaan tersebut dengan TOP 1 Oil Product Company pada akhir tahun 2012. Kerja sama kedua pihak menandakan produk TOP 1 resmi masuk ke pasar domestik China.

“Karena waktu kita (TOP 1) pameran di Las Vegas, mereka datang melihat, lalu sangat interest. Mereka ambil TOP 1 untuk kerja sama di China. Ini baru akhir tahun lalu,” terang Heri.

Produk oli yang dijual di China diekspor dari Amerika Serikat. Pesanan pertama dari negara tirai bambu tersebut mencapai 50 kontainer. Volume penjualan di China dinilai bakal berkembang seiring dengan besarnya pasar domestik. “(Produk yang dijual di China) pakai brand TOP 1,” imbuhnya.

Pemasaran produk di China menambah deretan negara yang sudah dimasuki TOP 1 di kawasan Asia-Pasifik. Heri menyebutkan, produk pelumas ini telah menyasar Jepang, Hong Kong, Thailand, Malaysia, Filiphina, hingga India. “Ya, kami akan  terus berkembang di pasar di Asia-Pasifik,” kata dia.

Lantas apa strategi TOP 1 untuk mengembangkan sayapnya di kawasan Asia-Pasifik? Heri menjawab, “Ya TOP 1 selalu (mengutamakan) quality, quality, quality. Lalu, distribusi sama marketing.”

Bentuk promosi yang akan dilakukan TOP 1, lanjut dia, sekarang ini, lebih mengarah kepada mengadakan kegiatan-kegiatan sosial (CSR). Salah satu kegiatan CSR yang pernah dilaksanakan adalah konten uji kompetensi dan kewirausahaan di bidang otomotif yang ditujukan bagi siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di seluruh Indonesia. Ajang ini disebut TOP 1 SMK Attack & Skill Contest 2012. “Itu mendapat respons luar iasa. Output-nya lebih kepada membangun usaha entrepreneur,” tutur Heri.

“Tahun ini kami mau ke Campus Attack, still contest. Ini masih dipelajari sama tim. Kontesnya juga untuk seluruh Indonesia,” tandasnya. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)