Pameran ICEEI Perdana Digelar di Jakarta

Guna memperluas jaringan para pengusaha dalam menjalin kerja sama bisnis, PT Peraga Expo dan PT Surya Dirgantara menggelar pameran multiproduk elektronik dan Teknologi Informasi (TI) internasional yang perdana, yaitu International Consumer Electronics Expo Indonesia (ICEEI) 2016 di hall D1 Jakarta International Expo, Kemayoran, Jakarta Utara, selama tiga hari (16-17 September 2016).

“Kegiatan pameran ICEEI ini menjadi platform yang baik bagi perusahaan dan buyer dalam mengembangkan usahanya. Untuk pertama kalinya ICEEI digelar di Indonesia setelah sebelumnya berhasil diadakan di Sao Paulo, Brazil,” kata Purwono, Direktur PT Peraga Expo di sela pembukaan pameran ICEEI 2016, (16/9).

EEEC

Sementara itu, Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri RI, Dody Edward, dalam sambutannya saat meresmikan pameran ICEEI 2016, mengatakan, impor produk elektronik dari China terus meningkat. Tahun 2015 tercatat nilai impor dari Tiongkok itu mencapai US$ 6,6 miliar dan tahun 2016 diperkirakan akan lebih besar lagi. Tentu saja hal ini tidak baik bagi neraca perdagangan Indonesia – China, karena bisa defisit bagi negara kita.Sebaliknya, bagi neraca China akan surplus.

Pameran ICEEI 2016 diikuti 150 perusahaan elektronik asal China. Kategori produk yang dipamerkan meliputi ponsel berikut pernak-perniknya, audio visual system, kamera, video game, notebook, robotik, 3D printing, peralatan rumah tangga, drone, virtual reality, komputer, aksesoris, kamera, bluetooth speaker, smartwatch, LED light, dan sebagainya.

Meski baru pertama kali digelar di Indonesia, ICEEI 2016 telah memperoleh sambutan dan dukungan dari berbagai lembaga pemerintahan dan asosiasi seperti Kementerian Perindustrian (Kemenperin), Federasi Gabel, Ginsi, Kadin, Asperapi, dan lain-lain.

Pada ICEEI 2016, peserta pameran akan menampilkan tren teknologi terbaru, salah satunya adalah drone. Penggunaan drone cukup populer dalam dua tahun belakangan. Saat ini drone semakin diminati tidak hanya oleh kalangan profesional saja, tapi juga masyarakat umum.

Drone kini banyak digunakan untuk pengambilan gambar dari ketinggian baik foto maupun video, hal tersebut diiringi dengan semakin banyaknya merk kamera yang mengeluarkan produk barunya agar dapat mendukung penggunaan drone.

Target jumlah pengunjung 5.000 orang. “Untuk target pengunjung pameran ini 5.000 pengunjung yang berasal dari kalangan pengusaha dan profesional di bidang consumer electronic dan pengunjung lainnya yang menjadikan ICEEI 2016 sebagai tempat untuk memenuhi kebutuhan plus hobi akan produk elektronik dan sebagai sarana edukasi untuk mengetahui perkembangan teknologi di bidang consumer electronic,” jelas Purwono.

Sedangkan peserta pameran tidak terfokus pada penjualan, melainkan untuk promosi jangka panjang. Jadi pada perhelatan kali ini lebih banyak digunakan untuk memperkenalkan produk elektronik dari sejumlah produsen dari China yang dikordinir DFE International Co.Ltd.

Menurut Purwono, dengan kehadiran teknologi yang ada dari perusahaan-perusahaan yang berkontribusi sebagai peserta pameran, ICEEI 2016 adalah pameran consumer electronic yang berperan dalam perkembangan teknologi sekarang ini. ICEEI 2016 juga dapat dibilang sebagai pintu bagi perusahaan dalam langkah awal menembus pasar Asia Tenggara melihat hubungan bilateral antara Indonesia dan Tiongkok yang sudah lama terjalin dan tumbuh dengan cepat. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)