Kampanye Spark untuk Dekatkan DBS dengan Nasabah

Pilihan Foto 2_Compressed (ki-ka) Renaldi Panggabean pemilik Radja Ketjil, Mona Monika Head of Group Strategic Marketing and Communications DBS Indonesia, dan Fajar Putra instruktur Yoga dan pemilik Union Yoga

Mewujudkan impian adalah keinginan semua orang, baik keinginan untuk diri sendiri maupun membahagiakan orang terdekat. Hal ini dilihat bank DBS sebagai salah satu peluang untuk mendekatkan diri  bank asing itu kepada konsumen. Bank yang berasal dari Singapura ini pun meluncurkan kampanye terbaru mereka yang bertajuk “Igniting Possibilities, Sparking Joy”.

Kampanye ini diadakan dari bulan Maret hingga Juni 2015 untuk mewujudkan impian atau aspirasi terbaik yang disebut sebagai Spark. Nantinya 8 Spark terbaik akan diwujudkan oleh bank yang hadir di Indonesia sejak tahun 1989 ini.

Menurut Mona Monika, Head of Grup Strategic Marketing and Communications DBS Indonesia, spark yang di usulkan tidak harus berbentuk kegiatan usaha. Namun apa saja yang menurut pengusulnya bermakna bagi diri mereka sendiri atau orang lain.

“Misalnya saja ada seorang anak yang hanya memiliki ibu yang merawatnya dari kecil dan selalu berjuang untuk dirinya. Anak tersebut lalu ingin memberikan sesuatu yang spesial untuk ibunya, missal dengan jalan-jalan atau dinner. Apabila ide yang dia tawarkan itu unik dan positif maka program spark ini pun akan membantu untuk mewujudkannya. Ide yang kita cari adalah ide yang unik dan positif, jadi tidak harus selalu berbentuk usaha.”

Oleh karena itu, bank dengan 29 cabang dan 1.600 karyawan di Indonesia ini pun, berencana untuk menyebarkan mobil minibus DBS Spark untuk menari minat masyarakat terutama kaum muda. Mobil ini akan hadir ke beberapa tempat hangout yang populer di Jakarta, selama periode waktu Maret hingga April 2015.

Selain itu pada acara peluncurannya, bank yang memiliki 250 cabang di Cina daratan, Asia Tenggara, dan Asia Selatan ini pun mengundang Renaldi Panggabean dan Fajar Putra. Renaldi  merupakan pemilik Restoran Radja Ketjil dan Fajar Putra sebagai pemilik sekaligus pelatih dari Union Yoga. Keduanya dianggap sukses dalam mewujudkan impian mereka.

“Renaldi Panggabean mampu mengembangkan bisnis kuliner peranakannya sementara Fajar Putra merupakan pelatih acroyoga pertama di Indonesia. keduanya memiliki spark yang akhirnya diwujudkan menjadi sesuatu yang bermanfaat dan positif bagi banyak orang,” ujar Mona. (EVA)

 

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)