Pengembang Malaysia Bidik Warga Indonesia

Saat kondisi ekonomi di Indonesia sedang lesu, Malaysian Resources Corporation Berhard (MRCB Land) salah satu pengembang dari Malaysia nekat mengadu peruntungan menawarkan apartemen 9 Seputeh, Kuala Lumpur atau KL 9 di Indonesia.

Senior Manager Sales & Marketing MRCB Land, Kenneth Khoo mengatakan potensi pasar Indonesia di Malaysia sangat besar, khususnya bagi mereka yang ingin menyekolahkan anaknya, bisnis ataupun berobat di Negeri Jiran. "Untuk penjualan tahap 2, dari 2 tower yang ditawarkan, paling tidak 60% marketnya diisi orang Indonesia," kata dia dalam rilisnya.

malay1

Untuk membidik calon konsumen di Indonesia, MRCB akan menggelar pameran penjualan (7-8 November) di Krakatau Room, Hotel Grand Hyatt, Jakarta Pusat. Selain itu, MRCB Land menggandeng agen properti nasional ERA Max dan ERA Vigo untuk memasarkan proyek apartemen yang dikembangkan di lahan seluas 7 hektar itu.

Rencananya, kawasan ini akan dibangun 9 tower apartemen dengan total 2000 unit. Menurut Kenneth, utuk 2 tower yang dipasarkan sebelumnya telah terjual semua. Kini tahap 2, ditawarkan 2 tower, pasarnya bukan hanya orang lokal, selain Indonesia, MRCB juga membidik pasar orang China, Singapura dan India.

"Masing-masing tower terdiri dari 44 lantai (178 unit per tower) di jual dengan harga Rp 30 juta/meter persegi," katanya.

Direktur ERA Vigo, Riduan Goh menambahkan lokasi kawasan ini memiliki kedekatan dengan sejumlah pusat aktifitas dan kebutuhan gaya hidup, dekat dengan pusat kota dan penghubung ke stasiun monorel setempat sehingga memudahkan akses bagi penghuni.

Apalagi nantinya proyek Proyek KL 9, merupakan proyek terintregasi yang terdiri dari hunian apartemen, SOHO, perkantoran, ruang ritel, fasilitas food and beverage, dan fasilitas penunjang lainnya.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)