Pengunjung Pekan Raya Indonesia Ditargetkan Naik 66,6%

(kiri) Hary Koko Santoso, CEO Deteksi Production. (Foto : Istimewa)

Deteksi Production, perusahaan penyelenggara acara (event organizer), memproyeksikan jumlah pengunjung Pekan Raya Indonesia (PRI) 2018 mencapai 1 juta orang, atau naik 42,8%-66,6%dari jumlah pengunjung PRI di tahun lalu sebanyak 600-700 ribu orang.

“Untuk menarik minat pengunjung, kami berinovasi mengadakan rangkaian acara yang dikemas populer, salah satunya Internasional Indie Music Festival  yang menyemarakkan Pekan Raya Indonesia tahun ini,” ujar Hary Koko Santoso, CEO Deteksi Production di Jakarta, baru-baru ini.

PRI 2018 diselenggarakan pada 27 September-7 Oktober 2018 di Indonesia Convention Exibithion (ICE) BSD, Tangerang, Banten. Rencananya, lanjut Hary , musisi indie dari dalam negeri dan 30 negara, seperti Amerika Serikat, Belanda, Swedia, Italia, atau Perancis  atau Amerika Serikat. Dia menyebutkan Internasional Indie Music Festival (IIMF) 2018 diharapkan menjadi ajang untuk membuka peluang kerjasama seni dan bisnis antara musisi indie dalam negeri dengan musisi mancanegara. “Kolaborasi sejumlah musisi indie Indonesia dengan musisi luar negeri akan ditampilkan di IIMF itu, kami berharap pelaku industri kreatif, khususnya musisi bisa berkiprah di panggung internasional, " tuturnya.

Ian Faster, misalnya, bakal berkolaborasi dengan Foxtail Brigade, band asal Amerika Serikat. Lalu, musisi indie dari Yogyakarta, Rasgokil akan sepanggung bersama dengan The Shappers band indie asal negeri Paman Sam. IIMF itu juga dijadikan ajang bagi musisi pendatang baru untuk berkolaborasi dengan musisi papan atas. Contohnya, penyanyi asal Bandung, Brigi Putri. “Saya akan berkolaborasi dengan Slank,” ujar Brigi, penyanyi yang lahir pada November di tahun 1992 silam.

Selain IIMF, serangkaian acara lainnya memeriahkan PRI 2018 adalah Permainan Karnaval, Pagelaran Budaya, Otomotif, Home Interior, Moms & Kids, Consumer Goods, IT, Electronic & Gadget, Wisata Kuliner, Jajan Senggol, Community Events, Fans Meeting, Social Media Gathering, Circus Show dan lainnya.

Acara yang pertamakalinya digelar pada 2016 ini menyasar konsumen dari kalangan kelas ekonomi menengah yang usianya berkisar 30 tahun yang rata-rata berprofesi sebagai pekerja, mahasiswa, dan ibu rumah tangga. Tiket masuk dibanderol sebesar Rp 35 ribu/orang. Acara PRI, menurut Hary Koko, merupakan bagian dari industri kreatif. “semoga saja acara ini berkontribusi untuk perkembangan ekonomi kreatif,” jelasnya.

 

www.swa.co.id

 

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)