Pertamina Sinergi Dengan Honeywell

PT Pertamina (Persero) akan menggunakan teknologi Honeywell UOP untuk menghasilkan bahan bakar yang aman bagi lingkungan. Harapannya, mereka bisa menghasilkan sejumlah komponen campuran (blending) untuk bensin dengan oktan bernilai tinggi (high-octane gasoline) dan bahan bakar penerbangan (jet fuel) di kilang pengolahan Balikpapan, Kalimantan Timur, Indonesia.

Kerjasama ini mencakup penggunaan lisensi dan rekayasa untuk unit CCR Platforming berkapasitas 33.000 barel per hari. Fasilitas tersebut akan memproduksi bahan bakar untuk mesin dengan oktan bernilai tinggi dan unit hydrotreating Unionfining berkapasitas 47.000 barel per hari untuk membuat kerosene jet fuel.

"CCR Platforming unit di Balikpapan akan menjadi unit ke-8 dari Honeywell UOP yang akan digunakan Pertamina, dan merupakan tulang punggung pasokan Pertamina untuk bensin dengan oktan bernilai tinggi," kata Mike Millard, Vice President & General Manager, Process Technology and Equipment, Honeywell UOP dalam rilisnya.

Berbagai teknologi dari Honeywell UOP akan membantu Indonesia untuk memenuhi lonjakan permintaan domestik sambil memperbarui spesifikasi bahan bakar yang aman bagi lingkungan (clean fuel) ke taraf Euro IV dan menghapuskan produksi bensin berjenis RONC 88.

Menurut dia, teknologi ini akan menyediakan tingkat produksi tertinggi yang dimungkinkan untuk beberapa jenis bahan bakar tersebut, serta memproduksi 1,2 juta ton per tahun untuk produk petrokimia, paraxylene dan benzene.

Dari data BPS, produk domestik bruto Indonesia meningkat sebesar 5,2% setiap tahun, sementara jumlah populasi penduduknya yang sebanyak 260 juta jiwa naik sebesar 1,2% per tahun. Hasilnya, permintaan terhadap bensin di Indonesia melonjak antara 4-5% setiap tahun, sehingga memberatkan kemampuan pemerintah dalam memenuhi kebutuhan dalam negeri terhadap produk bahan bakar hasil penyulingan (refined products).

Pertamina juga telah memberikan kontrak pada Honeywell UOP untuk memperbesar kapasitas sejumlah unit Unicracking yang dimiliki saat ini di Balikpapan menjadi 60.000 barel per hari. Unit-unit tersebut memasok bahan bakar diesel bermutu tinggi untuk kawasan Timur Indonesia.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)