Pindah ke Simpang Lima, Kredit Rabobank Mengalir Deras

Rabobank Indonesia membuka kantor cabang Semarang Pandanaran yang terletak di kawasan strategis Simpang Lima, tepatnya di Jl. Pandanaran 99. Cabang ini merupakan cabang relokasi dari Kantor Cabang Semarang Agus Salim.

Mereka kian dekat dengan nasabah serta nasabah prospektifnya yang banyak bergerak dalam sektor pangan dan agribisnis. Sektor pangan dan agribisnis memberikan kontribusi sebesar 15,1% dari PDRB di Jawa Tengah dan
merupakan kontributor terbesar ke dua setelah manufaktur yang memberikan kontribusi 34,8%.

Sejalan dengan strategi Banking for Food, Rabobank ingin berperan aktif dalam menjawab tantangan Indonesia dan dunia untuk menyediakan cukup pangan secara berkesinambungan bagi penduduk yang terus bertambah dengan lahan pertanian serta sumberdaya yang semakin terbatas.

Heradian Yoto, Direktur Perbankan Bisnis Rabobank Indonesia mengatakan, Rabobank Indonesia siap mendukung sektor pangan dan agribisnis dengan menyediakan akses dana, akses pengetahuan, serta akses kepada jaringan Rabobank di seluruh dunia.

Semarang dan Jawa Tengah sangat penting dalam strategi pertumbuhan Rabobank Indonesia. Propinsi Jawa Tengah adalah propinsi penghasil terbesar ke dua di Indonesia untuk jagung, ubi kayu, dan ayam petelur, dan juga merupakan penghasil penting untuk padi, susu dan daging sapi. “Jawa Tengah memiliki PDRB terbesar keempat di Indonesia. Ini memberikan peluang bisnis yang sangat baik,” kata dia.

Di Jawa Tengah, Rabobank Indonesia memiliki cabang di Semarang, Kudus, Magelang, Solo dan juga di Yogya.
Jawa Tengah menghasilkan 17,8% jagung, 15,7% padi, 14,6% ubi kayu, dan 13,5% ayam petelur Indonesia.

Rabobank Indonesia dapat mendanai seluruh rantai pasok pangan dan agribisnis karena memiliki perbankan
korporasi yang melayani perusahaan besar, perbankan bisnis yang melayani perusahaan kecil dan menengah, serta Rabobank Foundation yang memberikan akses dana kepada petani dan peternak yang menjadi anggota koperasi.
Rabobank tidak hanya hadir dengan tujuan bisnis. “Rabobank juga menyediakan akses dana, akses pengetahuan, serta akses kepada jaringan Rabobank di seluruh dunia,” kata Heradian Yoto.

Penduduk Indonesia diproyeksikan bertambah dari sekitar 240 juta saat ini menjadi 330 juta pada tahun 2050 dan dalam periode yang sama penduduk dunia diperkirakan akan bertambah dari 7 miliar menjadi 9 miliar. Rabobank Indonesia beraspirasi menjadi bank pangan dan agribisnis terdepan di Indonesia melalui strategi pertumbuhan Banking for Food yang mendapat dukungan penuh dari Rabobank Group yang telah menyuntikkan modal dengan jumlah total sekitar USD 61 juta antara tahun 2015 dan 2016.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)