PLN Siapkan Pemimpin Masa Depan

PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) menyiapkan calon pemimpin masa depan yang berwawasan globl serta punya keterampilan Directorship dan siap ditempatkan sebagai direksi PLN Holding, PLN Group, maupun direktur di kancah global.

PLN Corporate University menggelar Professional Director Program yang merupakan bagian dari High Potential Global Leadership Development Program (GLDP). Ini adalah desain baru pada kerangka Leadership Learning PLN.

Divisi Talenta PLN memilih para peserta sesuai potensi dan kompetensi yang akan dikembangkan lebih lanjut. BUMN setrum ini menggandeng IICD yaitu lembaga nirlaba yang tergabung dalam Institutes of Directors in East Asia Network (IDEA.net).

Peserta mendapat pengetahuan dan keterampilan directorship. Adapun, fasilitator yang akan hadir merupakan praktisi yang sangat berpengalaman di bidangnya seperti : Goenawan Lukito, Emmy Yuhassarie Yuyu, Dr. Anugerah Pekerti, Andi Ilham Said, Erry Riyana Hardja Pamekas, Prof Sammy Kristamuljana, Lukas Setia Atmaja, Dr. Johan Darmawan, Randy Rizki, Dr. James Simanjuntak, dan Ria Sidabutar.

PLN1

Pembelajaran ini menggunakan kurikulum berstandar internasional dan dibenchmark dengan International Institute of Directors seperti Institute of Director (IoD-UK), Australian Institute of Company Director Australia (AICD) dan National Association of Company Director USA (NACD) serta Global Corporate Governance Forum (IFC-GCGF) yang disesuaikan dengan situasi & kondisi Indonesia dan Internasional.

Sementara itu, PLN Corporate University menggandeng Satuan Komunikasi Korporat menggelar PLN's Communication Apprentice Program untuk membangun Humas PLN yang berkualitas. Program ini untuk memperkuat dukungan publik untuk BUMN listrik ini.

Harapannya, kompetensi PR PLN mampu menjadi Key Opinion Leader untuk menyampaikan informasi dan kebijakan strategis perseroan kepada stakeholders. Peserta yang berjumlah 32 orang adalah hasil seleksi Divisi Talenta PLN.

Mereka akan mengikuti workshop di PR London School untuk menggali pengetahuan tentang Communication Plan, Public Speaking, Media Handling & Media Relation, Writing Press Release & Interview dan Media Technic dengan fasilitator praktisi di bidangnya.

Selanjutnya, akan dipilih 18 peserta terbaik yang akan mengikuti magang di media cetak yaitu Kompas Print, media digital yakni Kompasiana, dan media elektronik yaitu Metro TV. Adapun desain magang dibagi dalam 3 skema yaitu Educate, First Exam, dan Final Exam.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)