Polygon Targetkan BEP 5 Tahun di Pasar Eropa dan Tiongkok

PT Insera Sena, produsen sepeda bermerak Polygon, menargetkan investasinya untuk masuk ke pasar Eropa dan Tiongkok akan mengalami break event point (BEP) dalam kurun waktu lima tahun. Hal itu disampaikan oleh Peter Mulyadi, GM Promotion PT Insera Sena. “ Eropa dan Tiongkok itu 'biang'nya pasar sepeda, karena sepeda menjadi salah satu moda transportasi utama untuk keseharian mereka,” jelas Peter.

polygon-peter mulyadi -gm promotion 3

Sejak awal produsen sepeda asal Sidoarjo, Jawa Timur itu memang sudah berfokus memproduksi sepeda berstandar internasional. Selain itu Insera Sena juga memproduksi merek-merk OEM dunia yang didistribusikan ke Eropa, (80 %), Asia Tenggara (10%), Amerika dan Australia (10%).

Menurut Peter, saat ini Polygon berkonsentrasi pada pengembangan pasar Eropa. Untuk pasar Jerman dan Perancis sudah ada 50 toko yang menjual produknya. Dan sejak Mei 2015, Polygon telah masuk ke pasar Tiongkok lewat ajang Shanghai Show 2015. “Khusus untuk pasar Tiongkok kami masuk lewat digital market, bukan toko offline seperti di negara lainnya,” ujar Peter, “Memang sedikit sulit sebab Tiongkok memiliki aturan berbeda soal e-commerce dan mesin pencarinya, sehingga itu menjadi tantangan bagi kami,” lanjutnya. Seperti yang diketahui, Tiongkok hanya mengizinkan Baidu sebagai mesin pencari resmi, bukan Google seperti yang umum dipakai di seluruh dunia.

Untuk mewujudkan cita-citanya sebagai pemain global, menurut Peter, pihaknya memang merogoh kocek dalam-dalam berinvestasi khususnya di ajang kejuaraan sepeda internasional. “Semua investasi itu untuk mendapatkan pengakuan sebagai race proven, ini modal penting untuk masuk ke pasar global,” jelas Peter. Polygon kemudian masuk sebagai sepeda resmi untuk tim kejuaraan dunia seperti UR Team yang merupakan tim downhill kelas dunia.

Tim tersebut beranggotakan pembalap sepeda gunung (MTB) tingkat dunia dalam berbagai cabang, seperti Mike dan Tracey Hannah pada downhill, Jamie Nicoll pada enduro, dan Sam Reynolds pada Freeride/ Slopestyle. Mereka sudah dikenal bertanding di event kejuaraan dunia sepeerti UCI World Cup, EWS (Enduro World Series) dan FMB (Freeride Mountain Bike), tim ini telah resmi menggunakan sepeda Polygon sejak tahun 2013.

Saat ini Insera Sena, rata-rata memproduksi 550 ribu unit sepeda per tahun, dengan komposisi 30 % adalah Polygon dan 70 % adalah OEM. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)